Liga Indonesia

Laga Uji Coba Dihentikan Tiba-tiba, Rahmad Darmawan Lontarkan Sindiran

Selasa, 27 Oktober 2020 11:05 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Indra Citra Sena
© maduraunitedfc.com
Pelatih merangkap manajer Madura United, Rahmad Darmawan. Copyright: © maduraunitedfc.com
Pelatih merangkap manajer Madura United, Rahmad Darmawan.

INDOSPORT.COM - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, melontarkan komentar unik selepas laga uji coba kontra Arema FC, Rabu (21/10/20). Dia membandingkan pekerjaannya di bidang sepak bola dengan profesi lain berdasarkan pengalaman laga uji coba timnya yang tak tuntas.

Pengalaman itu terjadi ketika laga kontra Arema FC sedang seru-serunya. Sayang, saling berbalas gol itu harus terhenti pada menit 75, ketika Arema FC membalikkan skor menjadi 4-3.

Yang membuatnya kecewa berat adalah tak adanya keterangan lebih lanjut mengenai penghentian laga uji coba tersebut. Pasalnya, kedua tim sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk Swab Test secara berkala sebelum bertemu di lapangan.

"Saya tidak menduga juga akan seperti ini. Dan sulit membangun sepak bola jika situasi terus-menerus begini," ujar Rahmad Darmawan, Senin (26/10/20).

Bahkan, Coach RD, sapan akrabnya, membandingkan situasi itu dengan pekerjaan di bidang lain yang lebih berisiko terhadap penularan virus corona.

"Orang kerja di pabrik, bisa ratusan orang ada di satu ruangan saja. Itu tidak masalah," cetus eks pelatih Arema Cronus dan Persipura Jayapura tersebut.

"Kami bermain sepak bola mematuhi protokol kesehatan, sampai ikut Swab Test juga. Profesi lain juga belum tentu melakukannya," tandas Rahmad Darmawan.

Uji coba sendiri menjadi salah satu opsi dalam susunan program yang disusun Rahmad Darmawan bagi skuat Madura United, selain rutinitas latihan menjelang kick-off lanjutan Liga 1 2020.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%