Liga Indonesia

Kabar Duka Cita, Legenda PSMS dan Timnas Parlin Siagian Meninggal Dunia

Senin, 16 November 2020 14:25 WIB
Kontributor: Aldi Aulia Anwar | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Facebook/Indra Rangkuti
Legenda PSMS Medan, Parlin Siagian meninggal dunia. Copyright: © Facebook/Indra Rangkuti
Legenda PSMS Medan, Parlin Siagian meninggal dunia.

INDOSPORT.COM - Kabar duka cita kembali menghampiri dunia sepak bola Indonesia, khususnya Sumatra Utara. Sebab legenda PSMS Medan sekaligus Timnas Indonesia, Parlin Siagian, meninggal dunia.

Kabar meninggalnya sang legenda Ayam Kinantan, julukan PSMS, datang dalam pesan beruntun di aplikasi pesan singkat WhatsApp.

"Berita duka cita. Telah Meninggal dunia, Senior PSMS Medan. Parlin Siagian hari ini. Senin. 16 Nopember 2020 di RS Elisabeth Medan, jam. 12.00 WIB," bunyi pesan singkat tersebut.

Kabar Duka cita tersebut turut dibenarkan langsung oleh Manajemen PSMS, melalui Sekretaris Umum (Sekum) PSMS, Julius Raja.

"Benar, Parlin Siagian meninggal dunia tadi siang jam 12 di RS Elisabeth Medan. Almarhum sempat dirawat selama tiga hari di sana. Selain penyakit tua, almarhum punya riwayat sakit jantung dan diabetes," kata Julius saat dihubungi INDOSPORT, Senin (16/11/20).

Lanjut Julius, meninggalnya sang legenda tentu menjadi kabar Duka yang sangat mendalam. Sebab sosok Parlin sangat berjasa bagi persepakbolaan tanah air, khususnya bersama PSMS.

"Kami dari PSMS mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Ini bukan hanya duka cita PSMS saja, tapi juga untuk seluruh Indonesia. Karena Almarhum juga pernah memperkuat timnas di masa lalu," tutup pria yang akrab disapa King ini.

Sebagai informasi, Parlin Siagian tutup usia 69 tahun. Pria dengan nama lengkap Parlindungan T Siagian ini lahir di Porsea, Sumatra Utara pada 7 November 1951.

Parlin sukses membawa PSMS juara Perserikatan dan pernah membela PSSI wilayah I di era 1970-an. Selain sebagai pemain, Parlin juga terbilang sukses sebagai pelatih saat berhasil mengantarkan PSMS juara Perserikatan pada 1983 dan 1985 dan sempat menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada 1996 saat dinahkodai Danurwindo.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
100%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%