Liga Indonesia

Surat Pernyataan Yudha Febrian Usai Kepergok Dugem dan Dicoret Timnas U-19

Kamis, 10 Desember 2020 11:05 WIB
Penulis: Martini | Editor: Indra Citra Sena
© Instagram @baritoputera
Yudha Febrian pasrah dikirim Barito Putera ke pesantren. Copyright: © Instagram @baritoputera
Yudha Febrian pasrah dikirim Barito Putera ke pesantren.

INDOSPORT.COM - Yudha Febrian menulis surat pernyataan untuk Barito Putera, usai video 'dugem' dirinya viral di jagat media sosial hingga dicoret dari skuat timnas Indonesia U-19.

Yudha menyambangi kediaman CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, pada Senin (7/12/20), dan memberikan surat pernyataan kesediaannya menerima sanksi dari klub akibat melakukan aksi indisipliner.

Surat pernyataan yang ditandatangani Yudha dan manajer Barito Putera, Mundari Karya, itu menyatakan kesiapan sang pemain untuk tinggal di pesantren selama beberapa waktu sebagai bentuk sanksi dari klub.

“Saya sangat bersyukur atas kebaikan manajemen Barito Putera menyikapi masalah yang saya perbuat ini,” kata Yudha Febrian saat menyerahkan surat pernyataan pada CEO Hasnuryadi Sulaiman di Jakarta.

“Saya berjanji setelah program pembinaan ini, saya tidak akan melakukan hal yang sama. Saya sangat menyesal karena kasus ini akibat kesalahan saya sendiri," cetusnya.

Meski harus melakukan pembinaan di salah satu pondok pesantren, jebolan Garuda Select itu tak melupakan kewajibannya sebagai atlet sepak bola.

“Manajemen dan tim pelatih membuatkan saya program latihan buat menjaga kondisi di sana. Nanti ada pelatih dari Barito Putera yang mendampingi saya selama berlatih di pesantren,” tutup Yudha Febrian.

Nasib Yudha Febrian tentu lebih baik dari rekan sesama pemain timnas Indonesia U-19 yang dicoret karena dugem, Serdy Ephy Fano. Remaja asal Ternate itu justru langsung dipecat oleh Bhayangkara FC.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%