Liga Indonesia

Lewat Situs Resmi FIFA, Zahra Muzdalifah Bawa Nama Susy Susanti

Minggu, 27 Desember 2020 16:48 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Lanjar Wiratri
© Instagram
Striker andalan Timnas Wanita Indonesia, Zahra Muzdalifah, melalui website resmi FIFA mengakui sepak bola wanita di Indonesia masih belum terlalu populer. Copyright: © Instagram
Striker andalan Timnas Wanita Indonesia, Zahra Muzdalifah, melalui website resmi FIFA mengakui sepak bola wanita di Indonesia masih belum terlalu populer.

INDOSPORT.COM - Striker andalan Timnas Wanita Indonesia, Zahra Muzdalifah, melalui website resmi FIFA mengakui sepak bola wanita di Indonesia masih belum terlalu populer.  Zahra mengakui bahwa sepak bola wanita di Indonesia masih kalah populer dengan cabang olahraga lainnya seperti bulutangkis.

Berbeda dengan sepak bola, atlet wanita dari cabang olahraga bulutangkis lebih banyak dikenal dibandingkan dengan atlet sepak bola wanita. 

Bahkan tunggal putri bulutangkis Indonesia prestasinya abadi hingga saat ini dan menjadi legenda, seperti Susy Susanti yang berhasil menyumbang medali emas di Olimpiade Barcelona 1992 silam. Namun Zahra percaya sepak bola putri Indonesia bisa juga populer dan akan lahir 'Susy Susanti' lainnya namun dari cabang sepak bola wanita Indonesia.

“Jika pemain sepakbola putri diberi kepercayaan yang cukup, dan mendapat kesempatan lebih banyak, mareka akan berkembang dengan cepat," kata Zahra.

"Saat ini sepak bola wanita sedang bangkit dan saya yakin kami bisa mendapatkan hasil jauh lebih baik di masa mendatang. Kami akan menciptakan sepak bola wanita versi Susy Susanti," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Zahra juga menceritakan pengalamannya mencetak gol pertama bagi Timnas Wanita Indonesia ketika bermain imbang 3-3 melawan Filipina di ajang Piala AFF 2018. Baginya momen dirinya mencetak gol menjadi pengalaman berharga dirinya.

"Itu adalah gol pertama saya yang saya cetak melalui sundulan. Saya pikir semua gol saya untuk tim nasional sejauh ini adalah sundulan. Kami tidak bermain buruk, tapi sayangnya kami gagal menang (lolos ke babak selanjutnya)," pungkasnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%