Liga Spanyol

Koeman Sebut Lionel Messi Frustasi Diganjar Kartu Merah, Ruang Ganti Barcelona Pecah

Rabu, 20 Januari 2021 01:00 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© David Ramos/Getty Images
Sebut Lionel Messi frustasi usai diganjar kartu merah lawan Athletic Bilbao di Supercopa de Espana, ruang ganti Barcelona pun terpecah belah. Copyright: © David Ramos/Getty Images
Sebut Lionel Messi frustasi usai diganjar kartu merah lawan Athletic Bilbao di Supercopa de Espana, ruang ganti Barcelona pun terpecah belah.

INDOSPORT.COM - Pilu nian nasib raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, yang kehilangan Supercopa de Espana lawan Athletic Bilbao, Senin (18/01/21). Ronald Koeman yakin Lionel Messi frustasi diganjar kartu merah, ruang ganti pun terpecah belah.

Berlangsung di Stadion Olimpiade Sevilla, sejatinya Catalan menyambut pertandingan partai final ini dengan senyuman di wajah. Maklum saja, pesaing-pesaing terkuat seperti duo Madrid gagal melaju ke babak akhir imbas kalah memalukan.

Apalagi kemujuran mereka terlihat lewat hasil manis pertandingan terakhir LaLiga Spanyol beserta keoknya Real Madrid di babak semifinal. Sayangnya, hasrat Koeman menyumbang trofi perdana harus rela batal usai kalah 2-3 (AET) lawan Bilbao.

Kekalahan mereka sendiri tergolong tragis, dua gol Antoine Griezmann (40' dan 77') harus sia-sia ketika dibalas comeback Los Leones. Belum lagi insiden mengejutkan ketika Messi memukul salah satu pemain lawan hingga buat Koeman buka suara.

"Saya bisa mengerti atas apa yang dilakukan Messi karena sudah berapa kali mereka (Bilbao) melanggarnya. Sangat normal jika dia bereaksi seperti itu apalagi ketika diganggu menggiring bola," ujar pelatih asal Belanda itu dilansir ESPN.

Hingga harus menerima catatan kelam kartu merah pertama sepanjang karier di Barcelona, pemain asal Argentina ini lantas bawa masalah baru di ruang ganti. Ya, seperti dinukil dari Deportes Cuatro, insiden menit ke 121 itu bawa kabar buruk.

Seluruh jajaran pemain mulai dari Marc-Andre ter Stegen, Griezmann, Frenkie de Jong, hingga Pedri yang mengidolakannya langsung kehilangan respek. Namun kondisi mulai mereda saat sang kapten meminta maaf ke semuanya karena khilaf.

Mengutip Marca, Kejadian La Pulga yang sampai tinju Asier Villalibre cukup masuk akal karena lawan mereka lakukan tindakan penjagaan ketat. Belum lagi babak akhir Supercopa de Espana ini terkesan tak adil saat De Jong dilanggar dengan kejam.

Walau minta maaf, masalah yang dibawa Lionel Messi pasca kontra Athletic Bilbao sempat muncul dengan ancaman larangan main hingga 12 pertandingan. Namun beban Barcelona serta Koeman di sisa LaLiga Spanyol nampak ringan, usai hukumannya berkurang.