In-depth

Tuntut 5 Petinggi Barcelona soal Bocoran Kontrak, Lionel Messi Malu Gajinya Ketinggian?

Jumat, 5 Februari 2021 13:01 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Murkanya Lionel Messi terhadap bocornya nilai kontrak dengan raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, disinyalir sebagai bentuk rasa malu sang legenda.  

Kebocoran kontrak 'gila' sejak 2017 lalu bareng raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, membuat geger dunia. Murka, Lionel Messi lantas mengambil langkah hukum untuk menuntut empat petinggi Blaugrana. 

Konflik antara Barcelona dan Lionel Messi mulai memasuki babak baru. Setelah terlibat serangkaian polemik terkait pemotongan gaji sampai isu hengkang, kini Messi mengambil langkah hukum kepada mantan petinggi Barca terkait kontrak. 

Lionel Messi marah besar setelah rincian lengkap kontraknya di Barcelona bocor ke publik. Dalam laporan yang dimuat oleh surat kabar Spanyol, El Mundo, pemain berusia 33 tahun itu disebutkan menerima total 555 juta euro atau setara Rp9,4 triliun dalam kontraknya dengan gaji sebesar 123 juta pound per musim. 

Jumlah sebanyak itu termasuk ke dalam biaya perpanjangan kontraknya yang mencapai 102 juta poind, bonus'kesetiaan' sebesar 69 juta pound sampai bonus sebesar 3,1 juta poind jika Barca memenangi Liga Champions. 

Kontrak dengan nilai sangat fantastis itu sendiri ditandatangani Lionel Messi pada saat perpanjangan tahun 2017 silam dan berlaku sampai musim panas tahun ini. 

Geram kontraknya bocor ke publik, Lionel Messi langsung tuntut lima orang yang memiliki kaitan erat dengan Barcelona. Mereka adalah Josep Maria Bartomeu (eks presiden klub), Oscar Grau (CEO Barcelona), Jordi Mestre (wakil presiden klub), Carles Tusquets (presiden sementara), dan Roman Gomez Punti (kepala bagian hukum). 

Tak cuma petinggi Barca, Messi juga melayangkan tuntutan hukum kepada harian El Mundo yang telah memuat lengkap rincian kontraknya. 

Lionel Messi Hanya Malu?

Langkah Lionel Messi ini pun jelas mengejutkan. Sebab, dalam dunia sepak bola seringkali hal-hal terkait nilai kontrak menjadi konsumsi publik. 

Muncul anggapan bahwa apa yang dilakukan Lionel Messi tak lain adalah respons rasa malunya terhadap besarnya nilai kontrak yang ia miliki. Dalam sepak bola, kontrak yang dimiliki Messi memang terbilang tidak wajar. 

Bagaimana mungkin seorang pemain dikontrak dengan nilai sampai hampir setengah miliar poundsterling atau lebih dari setengah juta euro. Jumlah itu setara dengan nilai sebuah klub papan atas Liga Inggris. Apakah karena Lionel Messi merupakan pemain terbaik dunia maka ia bisa mendapatkan uang sebanyak itu?

Sebagai seorang Lionel Messi, cukup masuk akal jika dirinya merasa gelisah dengan bocornya nilai kontrak 'gila' yang ia miliki. Sebab di waktu bersamaan, klubnya Barcelona tengah kesulitan finansial. 

Dalam satu tahun terakhir Barca memang dililit persoalan finansial yang serius. Tak tanggung-tanggung, raksasa LaLiga Spanyol itu memiliki tumpukan utang mencapai 1,1 miliar euro atau setara Rp20 triliun! Sebanyak 730 juta euro di antaranya harus jatuh tempo dalam jangka waktu singkat. 

Blaugrana masih memiliki tunggakan kepada 19 klub Eropa yang pernah bertransaksi dengan mereka. Dengan kata lain, saat ini ada banyak pemain Barcelona yang belum lunas dibayar. Kondisi itu menjadi parah ketika pandemi COVID-19 melanda. 

Di tengah situasi ini, klub justru kedapatan memiliki kontrak gila mencapai lebih dari setengah juta euro kepada salah satu pemainnya, Lionel Messi. Sebagai orang yang memiliki akal sehat, tentu Lionel Messi akan merasa gelisah akan hal ini. 

Ia tak ingin publik beranggapan hancurnya Barca disebabkan borosnya pengeluaran klub untuk dirinya. Selama ini Lionel Messi memang jauh dari gosip. Berbeda dengan pesepak bola lain, Messi adalah sosok pendiam yang jauh dari hingar bingar skandal. 

Namun, tanpa banyak orang tahu, ternyata Lionel Messi sangat menikmati keglamouran yang didapatkan dari klubnya. Faktanya, setengah dari jumlah nominal utang Barcelona dinikmati oleh Lionel Messi sendirian. 

Hal ini mau tidak mau langsung memberikan cap negatif kepada Lionel Messi sebagai pemain yang serakah. Maka dari itu, cukup masuk akal jika Lionel Messi langsung kebakaran jenggot ketika mengetahui ada yang membocorkan nilai kontraknya kepada media.

Terlepas dari etika dalam pembocoran nilai kontrak, tercium dengan jelas gelagat rasa malu dari seorang Lionel Messi. Di balik prestasi yang ia berikan untuk raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona, ternyata memang ada ratusan juta euro yang harus dikeluarkan oleh klub untuk dirinya.