Liga Italia

Dobrak Tradisi, Inter Milan Bisa Jadi Jawara Serie A Italia yang Paling Irit

Jumat, 23 April 2021 09:47 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Inter Milan diklaim bisa menjuarai gelar Serie A Liga Italia musim ini dengan status klub paling hemat. Copyright: © (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Inter Milan diklaim bisa menjuarai gelar Serie A Liga Italia musim ini dengan status klub paling hemat.

INDOSPORT.COM – Inter Milan diklaim bisa menjuarai gelar Serie A Liga Italia musim ini dengan menyandang status sebagai tim jawara yang paling irit dalam hal tagihan gaji pemainnya.

Diketahui, pasukan Antonio Conte itu kini menduduki posisi puncak klasemen Serie A Liga Italia dengan raihan 76 poin, unggul 10 poin dari rival sekotanya, AC Milan.

Mereka hanya butuh maksimal delapan poin lagi untuk bisa mengamankan gelar Scudetto alias juara Serie A Liga Italia 2020-2021. Gelar ini merupakan yang pertama kali setelah penantian selama 11 tahun.

Jurnalis asal Italia, Matteo Marani, yang bekerja untuk Sky Sport 24 mengklaim bahwa kesuksesan Inter menjuarai Serie A Liga Italia bisa menjadi fenomena langka bila dikaitkan dengan rapor keuangan klub.

“Sejak musim 2006-2007, Serie A hampir selalu dimenangkan oleh tim dengan tagihan gaji tertinggi di liga,” ujar Marani dilansir dari Sempre Inter.

“Satu-satunya pengecualian adalah tim Juventus yang diasuh (Antonio) Conte selama musim 2011-12, pelatih yang tanpa kebetulan akan mengakhiri era Bianconeri sebagai juara (bertahan),” lanjutnya.

“Inter berada di jalur untuk (memenangkan) Scudetto berkat kerja hebat yang telah dilakukan klub juga.”

Bukan tanpa alasan. Marani mengklaim hal tersebut berkaca pada deretan pemain Inter Milan yang memiliki besaran gaji lebih kecil daripada Juventus.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
100%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%