Bola Internasional

Timnas Indonesia Diundang ke Turnamen Bergengsi, PSSI Cuek?

Selasa, 25 Januari 2022 14:25 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Prio Hari Kristanto
© PSSI/Eli Suhaeli/INDOSPORT
PSSI dikabarkan menggantungkan permintaan resmi dari Turnamen Toulon untuk mengirimkan Timnas Indonesia junior. Copyright: © PSSI/Eli Suhaeli/INDOSPORT
PSSI dikabarkan menggantungkan permintaan resmi dari Turnamen Toulon untuk mengirimkan Timnas Indonesia junior.

INDOSPORT.COM - Ajang internasional untuk kelompok umur, Turnamen Toulon, akan kembali digelar pada Mei 2022 mendatang. Hanya saja timnas Indonesia tidak akan ikut serta pada edisi kali ini. 

Ada sebelas negara yang mengirim sangara muda mereka dan empat di antaranya berasal dari konfederasi Asia (AFC). Mereka adalah Qatar dan Jepang plus Australia juga India yang statusnya adalah debutan.

Sisanya adalah Denmark, Romania, Ghana, Pantai gading, Chile, Meksiko, dan Prancis yang bertugas sebagai tuan rumah abadi. Kesebelas negara sudah dipastikan keikutsertaannya sejak April tahun lalu namun terpaksa baru bisa bertanding tahun ini karena penundaan akibat pandemi.

Timnas Indonesia sebenarnya sudah mendapatkan undangan untuk ikut ambil bagian namun rupanya pihak panitia tidak mendapatkan respons sama sekali dari PSSI. Hal itu diketahui dari unggahan terbaru Instagram resmi Turnamen Toulong @tournoimrevello pada Senin (24/01/22) lalu.

Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Foto: Instagram@tournoimrevello Copyright: Instagram@tournoimrevelloPemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Foto: [email protected]

"Kami sangat senang andai Indonesia bisa ikut dalam edisi berikutnya dan sudah ada undangan yang diberikan namun federasi mereka sayangnya tidak memberikan tanggapan," tulis Turnamen Toulon dalam kolom komentar postingan mengenai Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman yang bergabung dengan FK Senica.

Sesudah penampilan pertama pada edisi 2017 silam, Timnas Indonesia belum pernah lagi ikut serta dalam Turnamen Toulon. Kala itu Garuda muda masih ditukangi oleh Indra Sjafri dan Egy serta Witan masuk dalam skuatnya.

Timnas Indonesia tergabung dalam satu grup bersama Republik Ceko, Skotlandia, dan Brasil sehingga kemudian jadi juru kunci setelah tiga pertandingan. Sepanjang ajang, mereka hanya bisa mencetak satu gol lewat aksi Hanis Saghara, yang kini menembus level senior.

Kendati demikian Egy masih bisa menggondol satu penghargaan individu. Sang gelandang serang kidal sukses menyabet titel Breakthrough Player of the Tournament dan bersanding bersama calon pemain Liga Inggris seperti Reece James (Chelsea) dan David Brooks (Bournemouth) yang kala itu masih membela Inggris junior.