Liga Indonesia

Bakal Minta Saran dari Pemuka Agama, Shin Tae-yong Harap Pemain Timnas Indonesia Tak Berpuasa

Selasa, 21 Maret 2023 13:33 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Prio Hari Kristanto
© PSSI
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong, mengakui sangat sulit menerapkan program pemusatan latihan sementara pemainnya menjalankan ibadah puasa. (Foto: PSSI) Copyright: © PSSI
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong, mengakui sangat sulit menerapkan program pemusatan latihan sementara pemainnya menjalankan ibadah puasa. (Foto: PSSI)

INDOSPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong memang harus memutar otak ekstra dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 kali ini. Bagaimana tidak pemusatan latihan ini akan berlangsung dalam periode ibadah puasa Ramadan.

Ibadah puasa di bulan suci Ramadan kemungkinan besar akan dimulai pada 23 Maret mendatang. Tentu seluruh umat muslim bakal menjalankan ibadah puasa tak terkecuali bagi pemain Timnas Indonesia U-20 yang menjalani pemusatan latihan menuju Piala Dunia U-20.

Terkait situasi ini, pelatih Timnas Indonesia U-20 mengakui sangat sulit menerapkan program pemusatan latihan sementara pemainnya menjalankan ibadah puasa.

Karena memang pemainnya harus bisa makan saat waktu-waktu tertentu guna bisa berlatih, bermain dengan maksimal.

"Puasa, memang agak sulit buat saya karena para pemain harusnya bisa makan di jam-jam tepat waktu. Kalau tanpa kita makan, tapi harus lari dan tanding, itu agak sulit buat pemain," ucap Shin Tae-yong.

Dengan adanya persoalan ini, Shin Tae-yong pun ingin melakukan koordinasi dengan pemuka agama terkait situasi ini. Apakah mungkin pemainnya bisa tidak puasa dan untuk puasanya diganti dalam periode lain.

"Jadi saya harus koordinasi dulu dengan pemimpin agama dan pemain biar bisa fokus saat pertandingan dan sehari sebelumnya fokus ke laganya."

"Maksudnya kita tetap makan tanpa puasa, mungkin hari-hari yang tidak puasa, mungkin (nanti) bisa diganti, setelah periode puasa," jelas Shin Tae-yong.

"Untuk Itu harus dibicarakan lagi dengan pemain dan pemimpin agama," kata pelatih asal Korea Selatan ini.