Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, akhirnya memecah keheningan terkait masa depannya di Old Trafford. Gelandang asal Portugal tersebut memberikan sinyal kuat bahwa ia akan tetap berseragam "Setan Merah" musim depan, sekaligus menutup pintu bagi spekulasi transfer besar-besaran yang mengaitkannya dengan Liga Pro Saudi.
Pemain berusia 31 tahun itu dilaporkan sempat menjadi target utama klub raksasa Arab Saudi, Al-Hilal, pada musim panas lalu. Tidak tanggung-tanggung, Al-Hilal dikabarkan menyodorkan kontrak tiga tahun dengan total nilai paket mencapai £200 juta (sekitar Rp4 triliun).
Namun, Fernandes memilih untuk menepis tawaran mewah tersebut demi melanjutkan ambisinya di Inggris, demikian laporan dari The Mirror, Senin (4/5/2026).
Meski kontraknya akan memasuki tahun terakhir pada musim depan—lengkap dengan klausul rilis sebesar £57 juta—Fernandes menegaskan bahwa keputusannya bertahan bukan sekadar masalah loyalitas di atas kertas.
Dalam wawancara eksklusif bersama Gary Neville untuk Sky Sports, ia mengungkapkan adanya ikatan batin yang mendalam dengan publik Manchester.
"Ini bukan pertanyaan tentang loyalitas. Saya bisa saja pergi dua tahun lalu, tiga tahun lalu, atau musim lalu, tetapi saya benar-benar suka berada di sini," jelas Fernandes.
Ia menambahkan bahwa kepuasan emosional yang didapatnya di United tidak akan bisa ia temukan di tempat lain.
"Saya pikir menjadi sukses di klub ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya dapatkan di klub lain. Kegembiraan dan segalanya yang saya peroleh, pada hari saya mendapatkan apa yang saya inginkan dari klub ini, saya rasa saya tidak akan mendapatkan hal itu dari klub lain mana pun di dunia."
Sejak didatangkan dari Sporting Lisbon pada 2020 dengan nilai transfer £47 juta, Fernandes telah mempersembahkan dua trofi domestik. Namun, pencapaian itu dirasa belum cukup. Sang kapten menegaskan bahwa misinya belum tuntas sebelum membawa Manchester United kembali ke puncak takhta Liga Premier.
Ia mengaku sangat memahami rasa lapar para pendukung United yang telah lama menantikan kembalinya kejayaan klub di kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut.
"Saya tahu betapa besar keinginan para penggemar untuk ini, saya tahu betapa bersemangatnya mereka. Saya tahu betapa mereka menunggu klub ini untuk bangkit kembali," lanjut Fernandes.
Terlepas dari rumor transfer yang terus membayangi, Fernandes justru tampil impresif. Musim 2025/2026 disebut-sebut sebagai salah satu performa terbaiknya sejak menginjakkan kaki di Old Trafford. Komitmennya di lapangan hijau seolah menjadi jawaban atas keraguan banyak pihak terkait masa depannya di bawah kepemimpinan manajemen baru.
Dengan pernyataan terbaru ini, manajemen Manchester United dan manajer tim kini memiliki landasan kuat untuk membangun skuat musim depan dengan Fernandes sebagai poros utama.
Meskipun godaan finansial dari Timur Tengah diperkirakan akan kembali datang pada bursa transfer musim panas mendatang, Fernandes tampaknya telah menetapkan pilihannya: tetap bertahan dan bertarung untuk kejayaan United.