INDOSPORT.COM - Kepergian Kylian Mbappe ke Italia bersama pasangannya memicu sorotan tajam media Spanyol. Bahkan, komitmen ia terhadap Real Madrid sempat dipertanyakan secara terbuka.
Sejumlah laporan menyebut keputusan bepergian saat cedera sebagai sikap kurang profesional. Situasi ini dinilai semakin sensitif karena Madrid tengah berada di ujung persaingan gelar La Liga.
Di saat bersamaan, muncul kabar bahwa pihak klub juga tidak senang dengan perjalanan tersebut. Apalagi, laga penting El Clasico sudah semakin dekat.
Namun laporan Defensa Central menyebut Mbappe tidak memahami kritik yang diarahkan kepadanya. Ia merasa perjalanannya ke Italia tidak melanggar aturan karena telah mendapat izin resmi klub.
Manajemen Real Madrid diketahui telah mengetahui rencana tersebut sejak awal. Perjalanan itu baru dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari pihak klub.
Selama berada di luar Madrid, Mbappe tetap menjalankan program pemulihan yang telah ditetapkan. Ia mengikuti rencana latihan dengan disiplin meski tidak berada di markas tim.
Karena itu, klub tidak akan memberikan sanksi kepada pemain asal Prancis tersebut. Keputusan itu diambil karena perjalanan tersebut memang telah disetujui sebelumnya.
Laporan tersebut juga menegaskan bahwa tidak ada pihak internal klub yang meragukan komitmen Mbappe. Ia bahkan tetap fokus menjalani pemulihan meski sedang berlibur.
Mbappe sendiri merasa kritik yang datang kepadanya berlebihan. Ia menilai situasi yang terjadi telah dibesar-besarkan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
Meski demikian, ia mengakui seharusnya lebih berhati-hati agar tidak tertangkap kamera saat berada di Italia. Namun ia tetap yakin tidak melakukan kesalahan dengan mengambil waktu istirahat tersebut.
Real Madrid pun tetap memberikan dukungan penuh kepada sang pemain. Klub menilai gambaran yang beredar di media tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.
Kini, kondisi Mbappe masih terus dipantau jelang El Clasico. Belum dapat dipastikan apakah ia akan tampil saat menghadapi FC Barcelona.