Piala Dunia

FIFA Hapus Sanksi Otamendi dan Caicedo untuk Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 10:27 WIB
Editor: Redaksi
© Getty Images
Nicolas Otamendi mendapat kartu kuning. Copyright: © Getty Images
Nicolas Otamendi mendapat kartu kuning.

INDOSPORT.COM - FIFA resmi menghapus hukuman larangan satu pertandingan untuk dua pemain Amerika Selatan. Keputusan itu membuat Nicolas Otamendi dan Moises Caicedo bisa tampil pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Kebijakan tersebut diumumkan FIFA pada Jumat (09/05) waktu setempat. Amnesty ini mencakup hampir seluruh sanksi disiplin dari fase kualifikasi Piala Dunia.

Keputusan itu disahkan oleh Komdis FIFA. Panel tersebut dipimpin Presiden FIFA Gianni Infantino bersama enam presiden konfederasi sepak bola dunia.

FIFA menegaskan kartu kuning tunggal serta skorsing satu hingga dua pertandingan tidak dibawa ke putaran final. Langkah itu diambil agar seluruh tim tampil dengan kekuatan terbaik di panggung terbesar sepak bola internasional.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut kebijakan ini demi menjaga kualitas kompetisi. Mereka ingin semua negara peserta menurunkan skuad terkuat sejak pertandingan pertama.

Keputusan ini melanjutkan preseden serupa yang sebelumnya menguntungkan Cristiano Ronaldo. Sang kapten Portugal tetap bisa tampil meski sempat mendapat kartu merah saat kualifikasi.

Dua laga sisa hukuman Ronaldo kala itu ditangguhkan. Penangguhan tersebut berlaku selama masa percobaan satu tahun.

Otamendi dan Caicedo sama-sama mendapat kartu merah saat Ekuador menang 1-0 atas Argentina pada September 2025 kemarin. Otamendi diusir usai melanggar pemain lawan yang berpeluang mencetak gol.

Sementara Caicedo menerima kartu kuning kedua setelah tekel keras. Sesuai aturan awal, keduanya harus absen pada pertandingan berikutnya.

Kini hukuman itu tidak berlaku di Piala Dunia. Jika tetap dijalankan, skorsing akan diterapkan pada kompetisi resmi lain setelah turnamen.

Argentina memulai misi mempertahankan gelar juara Piala Dunia dengan melawan Aljazair pada 16 Juni di Kansas City. Jika terpilih, Otamendi berpeluang tampil pada Piala Dunia keempat sekaligus terakhirnya.

Bek tengah Benfica itu kini berusia 38 tahun. Ia sebelumnya tampil di edisi 2010, 2018, dan 2022.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Otamendi bermain penuh dalam tujuh laga Argentina. Ia menjadi salah satu pilar penting saat timnya keluar sebagai juara.

Ekuador sendiri akan menghadapi Pantai Gading pada 14 Juni di Philadelphia. Caicedo berpeluang kembali menjadi andalan lini tengah negaranya.

Gelandang Chelsea berusia 24 tahun itu juga tampil di Qatar 2022. Pengalamannya di level elite menjadi modal penting bagi Ekuador.

Kebijakan FIFA juga menguntungkan bek Qatar, Tarek Salman. Ia sebelumnya mendapat hukuman dua laga usai kartu merah melawan Uni Emirat Arab.

Kini Salman dipastikan bisa tampil saat Qatar menghadapi Swiss pada 13 Juni. Laga itu digelar di stadion kandang San Francisco 49ers di California.