Liga Inggris

Mbappe Diserang Fans Madrid Usai Liburan Bareng Pacar di Tengah Krisis Tim

Senin, 11 Mei 2026 18:53 WIB
Editor: Redaksi
© REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Pemain timnas Prancis, Kylian Mbappe, saat memandang penonton di stadion usai melawan Belanda di Kualifikasi Euro 2024. Copyright: © REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Pemain timnas Prancis, Kylian Mbappe, saat memandang penonton di stadion usai melawan Belanda di Kualifikasi Euro 2024.

INDOSPORT.COM - Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, tengah menjadi sorotan tajam di tengah performa buruk klub ibu kota Spanyol tersebut musim ini. Penyerang asal Prancis itu dilaporkan terlibat ketegangan internal di ruang ganti hingga menuai kemarahan suporter usai liburan mewah bersama kekasih barunya saat tim sedang berada dalam tekanan besar.

Laporan media Inggris dan Spanyol menyebut hubungan Mbappe dengan lingkungan klub mulai memanas dalam beberapa pekan terakhir. Situasi semakin memburuk setelah muncul kabar bahwa pemain berusia 27 tahun itu terlibat adu argumen dengan salah satu staf pelatih milik pelatih interim Alvaro Arbeloa saat sesi latihan.

Menurut laporan The Athletic, insiden itu terjadi ketika staf pelatih tersebut bertindak sebagai wasit dalam pertandingan internal latihan. Mbappe disebut berbicara dengan nada tinggi dan menggunakan kata-kata bernada menghina.

Ketegangan tersebut diyakini memperburuk suasana di internal Madrid yang sedang tertekan menghadapi akhir musim. Real Madrid kini berada di ambang kehilangan gelar LaLiga untuk musim kedua secara beruntun setelah tertinggal dari rival abadi mereka, Barcelona.

Situasi makin sensitif setelah Mbappe terlihat berlibur menggunakan kapal pesiar mewah di Sardinia, Italia, bersama aktris Spanyol Ester Exposito. Liburan itu terjadi saat sebagian besar pemain Madrid tengah fokus mempersiapkan laga El Clasico yang sangat menentukan perebutan gelar liga.

Foto-foto liburan Mbappe dan Exposito yang beredar luas di media sosial langsung memicu reaksi keras pendukung Los Blancos. Tagar “Mbappe Out” ramai muncul di platform X, bahkan petisi daring yang meminta sang pemain hengkang dari Santiago Bernabeu telah ditandatangani lebih dari 250 ribu orang.

Isi petisi tersebut berbunyi: “Madridistas, suarakan pendapat kalian. Jika kalian merasa perubahan dibutuhkan, jangan diam saja — tanda tangani petisi ini dan perjuangkan apa yang menurut kalian terbaik untuk masa depan klub.”

Di tengah kritik yang terus membesar, kubu Mbappe akhirnya buka suara. Melalui perwakilannya kepada AFP, sang striker menegaskan sejumlah tuduhan terhadap dirinya tidak sesuai kenyataan.

“Sebagian kritik muncul karena penafsiran berlebihan terhadap situasi yang berkaitan dengan masa pemulihan yang sepenuhnya diawasi klub.”

“Hal itu sama sekali tidak mencerminkan komitmen dan kerja keras yang dilakukan Kylian setiap hari demi kepentingan tim.”

Meski demikian, laporan sejumlah media Spanyol menyebut sebagian pemain Madrid merasa keputusan Mbappe berlibur di tengah situasi sulit tim menciptakan jarak dengan ruang ganti.

Media Prancis L’Equipe juga melaporkan bahwa Mbappe mulai dianggap menerima perlakuan istimewa sejak bergabung dari Paris Saint-Germain pada 2024 lalu. Beberapa kebiasaannya, termasuk lebih sering bergaul dengan pemain asal Prancis serta beberapa kali terlambat menghadiri agenda tim, disebut membuatnya dicap terlalu individualistis.

Mantan pemain tim nasional Prancis, Emmanuel Petit, bahkan sebelumnya menuding Mbappe membawa sikap egois ke ruang ganti Madrid.

Sementara itu, Arbeloa mencoba meredam polemik yang berkembang dengan membela kebebasan pribadi pemainnya selama masa pemulihan cedera.

“Seluruh rencana terkait pemain cedera selalu berada di bawah pengawasan tim medis Real Madrid, yang menentukan kapan mereka perlu datang ke Valdebebas dan kapan tidak.”

“Di waktu luangnya, Mbappe bebas melakukan apa pun yang menurutnya tepat, sama seperti pemain lainnya.”

Kontroversi lain juga sempat muncul ketika Mbappe diketahui menyukai lalu menghapus tanda suka pada unggahan media sosial yang mengaitkan Jose Mourinho dengan kursi pelatih permanen Madrid musim depan.

Saat ditanya mengenai hal itu, Arbeloa merespons santai. “Saya tidak peduli apakah Mbappe menyukai Mourinho, Julia Roberts, atau siapa pun.”

Di sisi lain, hubungan Mbappe dan Ester Exposito disebut mulai terjalin sejak awal 2026. Keduanya sempat terlihat bersama saat Paris Fashion Week beberapa bulan lalu.

Sejak didatangkan secara gratis dari PSG, Mbappe belum mampu membawa Real Madrid meraih trofi mayor. Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap dirinya terus meningkat, terlebih ekspektasi publik Madrid terhadap sang superstar sangat tinggi.