INDOSPORT.COM - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memastikan dirinya tak akan mundur. Ia justru resmi mengumumkan pemilihan presiden baru klub.
Keputusan itu disampaikan di tengah tekanan besar akibat musim buruk Madrid. Sejumlah suporter bahkan meneriakkan desakan agar Perez mundur.
Mengutip dari Football Espana, Perez menilai seruan tersebut bagian dari kampanye terorganisasi. Ia menuding kelompok tertentu ingin menggulingkannya.
“Kalau mereka ingin saya pergi, ikut saja pemilu dan lawan saya secara terbuka,” ujar Perez. Ia menegaskan tak akan menyerah pada tekanan.
Perez mengaku memiliki tanggung jawab moral menjaga identitas klub. Ia ingin Real Madrid tetap dimiliki para socios.
Ia menilai ada pihak luar yang ingin merebut aset klub. Karena itu, ia merasa wajib kembali maju.
“Saya tidak akan pergi. Saya maju demi melindungi kepentingan anggota klub,” katanya.
Perez juga menyesalkan aksi cemoohan kepada pemain di Santiago Bernabeu. Menurutnya, suporter seharusnya memberi dukungan penuh.
Ia menuding ada pengaruh kelompok ultras di balik gelombang kritik tersebut. Klub disebut terus bekerja sama dengan polisi untuk mengawasi mereka.
Perez menegaskan stadion bukan tempat menjatuhkan pemain sendiri. Baginya, pemain harus dibela saat sedang terpuruk.
“Ini bukan sirkus Romawi. Jika mereka bermain buruk, kritik boleh ada, tapi jangan menghancurkan mereka,” tegasnya.
Ia menilai kritik terhadap dirinya sah-sah saja. Namun ia menolak jika celaan diarahkan kepada para pemain.
Perez juga menyebut banyak pihak iri terhadap keberhasilan Madrid. Ia merasa klub sedang menjadi sasaran serangan opini.
Meski musim ini gagal meraih trofi besar, Perez tetap percaya pada proyeknya. Ia yakin rekam jejaknya berbicara banyak.
Selama kepemimpinannya, Madrid telah memenangi banyak gelar elite Eropa. Itu menjadi alasan ia yakin masih layak memimpin.
Perez menutup konferensi pers dengan nada menantang. Ia mempersilakan siapa pun maju melawannya di pemilu.