Bursa Transfer

Barcelona Lebih Unggul Dapatkan Julian Alvarez Ketimbang PSG dan Arsenal

Kamis, 28 Mei 2026 20:42 WIB
Editor: Redaksi
© Instagram/juliaanalvarez
Penyerang Aletico Madrid, Julian Alvarez. Instagram/juliaanalvarez Copyright: © Instagram/juliaanalvarez
Penyerang Aletico Madrid, Julian Alvarez. Instagram/juliaanalvarez

INDOSPORT.COM - Barcelona semakin serius mencari pengganti Robert Lewandowski untuk mengisi posisi lini depan. Blaugrana dikabarkan lebih unggul untuk mendapatkan tanda tangan Julian Alvarez ketimbang dari aris Saint-Germain dan Arsenal.

Klub asal Catalan itu optimistis bisa memenangkan persaingan mendapatkan Alvarez meski Paris Saint-Germain dan Arsenal juga tertarik merekrut penyerang Atletico Madrid tersebut. Blaugrana percaya Alvarez lebih memilih bergabung ke Camp Nou dibanding menerima tawaran dari klub lain.

menyatakan jika perwakilan Barcelona bahkan sudah menggelar beberapa pertemuan dengan agen Alvarez dalam beberapa pekan terakhir. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas kemungkinan transfer sang penyerang Timnas Argetina itu pada bursa musim panas 2026.

Barcelona sebelumnya telah menyelesaikan kesepakatan transfer Anthony Gordon dari Newcastle United. Winger Timnas Inggris itu kabarnya ditebus dengan nilai transfer yang bisa menembus angka 80 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun.

Meski begitu, transfer Gordon ternyata tidak memengaruhi rencana Barcelona mencari striker baru. Klub tetap ingin mendatangkan penyerang utama untuk menggantikan Robert Lewandowski yang akan meninggalkan Camp Nou setelah kontraknya habis pada akhir musim.

Barcelona memang sedang menjalankan proyek regenerasi besar di sektor depan. Direktur olahraga Deco bersama Hansi Flick ingin membangun lini serang baru yang lebih cepat, agresif, dan sesuai dengan filosofi permainan modern yang akan diterapkan musim depan.

Namun, proses transfer Julian Alvarez diperkirakan tidak akan semudah transfer Anthony Gordon. Atletico Madrid memasang harga sangat tinggi untuk striker berusia 26 tahun tersebut sehingga negosiasi diprediksi berjalan panjang hingga setelah Piala Dunia 2026.

Barcelona juga menyadari mereka tidak bisa sembarangan terlibat perang harga dengan PSG maupun Arsenal. Kedua klub tersebut memiliki kekuatan finansial jauh lebih besar dibanding Blaugrana yang masih dibatasi aturan Financial Fair Play La Liga.

Meski demikian, Barcelona tetap percaya diri karena Alvarez dikabarkan lebih tertarik bermain bersama tim asuhan Hansi Flick. Faktor sejarah klub, proyek olahraga, serta kesempatan menjadi pusat permainan dianggap menjadi alasan utama ketertarikan sang pemain.

PSG sendiri terus bergerak aktif memburu Alvarez atas permintaan langsung Luis Enrique. Pelatih asal Spanyol tersebut ingin menjadikan mantan striker Manchester City itu sebagai ujung tombak utama proyek baru Paris Saint-Germain.

Klub asal Prancis itu bahkan memiliki daya tarik besar setelah kembali mencapai final Liga Champions musim ini. PSG juga menawarkan peluang lebih besar meraih trofi bergengsi usai Atletico Madrid gagal mendapatkan gelar sepanjang musim lalu.

Sementara itu, Arsenal juga ikut masuk dalam persaingan mendapatkan tanda tangan Alvarez. Klub London Utara tersebut baru saja mengakhiri puasa gelar Premier League selama 22 tahun dan ingin memperkuat skuad demi mempertahankan dominasi mereka musim depan.

Barcelona sebenarnya sudah menyiapkan skenario finansial demi mendatangkan Alvarez. Salah satu caranya adalah menjual beberapa pemain yang tidak lagi masuk prioritas Hansi Flick pada musim depan.

Ferran Torres menjadi salah satu nama yang paling berpotensi dilepas Barcelona. Kontrak pemain asal Spanyol itu akan habis pada 2027 sehingga musim panas ini dianggap menjadi momen ideal untuk mendapatkan dana transfer maksimal.

Selain Ferran Torres, Barcelona juga diperkirakan akan melepas beberapa pemain pelapis lain demi menyeimbangkan neraca keuangan klub. Langkah tersebut dilakukan agar transfer Alvarez bisa direalisasikan tanpa melanggar aturan finansial La Liga.

Atletico Madrid sendiri sebenarnya tidak berniat menjual Alvarez pada musim panas ini. Sang pemain masih terikat kontrak hingga 2030 dan memiliki klausul pelepasan fantastis senilai 500 juta euro atau sekitar Rp9,4 triliun.

Meski demikian, pelatih Diego Simeone disebut tidak akan menghalangi kepergian Alvarez jika ada tawaran besar yang masuk. Situasi itu bisa berubah apabila pemain juga meminta izin meninggalkan Wanda Metropolitano dalam waktu dekat.

Julian Alvarez memang menjadi salah satu striker paling bersinar di Eropa sejak bergabung ke Atletico Madrid dari Manchester City pada 2024. Penyerang Argentina tersebut sudah mencetak 49 gol dari total 106 pertandingan bersama Los Rojiblancos.

Produktivitas itulah yang membuat Barcelona sangat tertarik merekrut Alvarez sebagai penerus Robert Lewandowski. Hansi Flick disebut menyukai kemampuan Alvarez yang agresif dalam pressing, cepat saat transisi, dan tajam di kotak penalti.

Karakter bermain Alvarez dianggap sangat cocok dengan filosofi sepak bola intensitas tinggi milik Flick. Selain bisa bermain sebagai striker utama, Alvarez juga fleksibel tampil melebar maupun turun membantu membangun serangan.

Barcelona kini berharap faktor keinginan pemain bisa menjadi pembeda dalam perburuan Alvarez. Blaugrana percaya ketertarikan sang striker terhadap proyek baru di Camp Nou akan membantu mereka mengungguli PSG dan Arsenal.

Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, maka Barcelona akan memiliki lini depan yang sangat berbahaya musim depan. Kombinasi Julian Alvarez, Anthony Gordon, Lamine Yamal, dan Raphinha berpotensi menjadi wajah baru era Hansi Flick di Camp Nou.