UEFA Tolak Ide Milan Soal Jalur Khusus
Sebelumnya AC Milan memberi saran kepada UEFA untuk memberikan wildcard atau jalur khusus kepada tim-tim besar untuk lolos ke Liga Champions. Permintaan Milan dilontarkan Direktur Umberto Gandini.
Gandini mengatakan harapan agar UEFA memberi fasilitas khusus kepada tim-tim besar yang punya rekam jejak bagus di Eropa untuk berlaga di Liga Champions. Klub besar yang mendapat jalur khusus adalah yang tidak memenuhi syarat, seperti juara liga atau masuk dalam zona Liga Champions pada akhir musim.
UEFA dengan tegas menolak ide Gandini. Sekretaris Jenderal UEFA Gianni Infantino menegaskan ide AC Milan tak mungkin direalisasikan.
“Tak ada peluang fasilitas wildcard akan diterapkan dalam konteks kompetisi Eropa. Itu tak akan terjadi. Liga Champions tidak berhubungan dengan playoff atau wildcard, tapi soal prestasi dan kompetisi," tegas Gianni Infantino.
Milan lewat Gandiani beralasan ide tersebut bisa membuat kompetisi Liga Champions tetap diikuti tim-tim terbaik. Milan adalah salah satu tim yang gagal lolos ke Liga Champions musim ini setelah finis di posisi tujuh kompetisi akhir Serie A Italia.
Selain Milan, raksasa Inggris Manchester United bahkan tidak bertarung di kompetisi Eropa, baik Liga Champions maupun Liga Europa. Padahal dalam 10 tahun terakhir, Manchester selalu menghiasi persaingan di Liga Champions.
“Jika Anda tidak di level yang sama dalam urusan investasi di tim, maka Anda harus membayar dengan mahal. Jika Anda tidak tampil di kompetisi Eropa, maka kemampuan Anda untuk belanja pemain akan berkurang drastis,” ujar Gandiani.
“Setiap tahun, ada tim besar yang kehilangan kesempatan untuk bermain di Liga Champions. Jadi seharusnya ada semacam wilcard atau playoff untuk mereka. Harusnya ada jalur khusus untuk tim-tim yang punya nama besar dan juga mutu untuk bersaing di Liga Champions," jelas Gandini membeberkan alasannya.