5 Derby Paling Sengit di Eropa
Laga Schalke kontra Borussia Dortmund, Sabtu (28/02) menjadi saksi keseruan tersebut. Tercatat derby tersebut menjadi laga besar di pentas Bundesliga. Dalam derbi terakhir di Signal-Iduna-Park itu, tuan rumah Die Borussien sukses mempecundangi Schalke tiga gol tanpa balas. Tiga gol Dortmund masing-masing dicetak oleh Aubameyang, Mkhitaryan dan Marco Reus.
Inter versus Milan selalu menghadirkan partai seru. Kedua tim sekota ini memiliki tifosi yang tak sedikit. Saat kedua tim bertemu sudah pasti aroma persaingan menyeruak baik di dalam maupun di luar lapangan.
Real Madrid tak hanya memiliki rival abadi yakni Barcelona tetapi juga tim sekota Atletico. Derby kedua tim hampir selalu berjalan sengit bahkan kerap diwarnai banyak kartu.
Selain itu laga Sunderland kontra Newcastle menjadi salah satu derby seru di Liga Primer Inggris. Di liga Turki partai Galatasaray versus Fenerbahce menjadi deby seru. Kedua tim pernah mengoleksi 14 kartu kuning dan dua kartu merah dalam satu laga.
1. Inter vs Milan
Gazetta dello Sport pernah menggelari derby Madonnina pada November silam sebagai “Derby Kecil”. Meski demikian di pentas Eropa derby tersebut tetap menjadi derby akbar nan klasik.
Sejumlah pemain bintang seperti Maldini, Bergomi, Van Basten, Matthaus, Kaka, Shevchenko, Ronaldo, Vieri, Milito dan Thiago Silva tak lagi berada di kedua klub tersebut namun aroma persaingan dan daya tarik derby ini belum juga menghilang.
2. Schalke vs Borussia Dortmund
Derby ini dikenal pula sebagai Ruhr Derby yang dimulai sejak 1925. Kedua tim memiliki sejarah prestasi di pentas Eropa. Keduanya sama-sama pernah merengkuh trofi Eropa dan menjadi semi-finalis Liga Champions musim lalu. Meski demikian pertemuan kedua tim kurang mendapat perhatian dari tim lokal lainnya.
Dalam sejarah pertemuan, kedua tim pernah memainkan partai seru seperti gol menit akhir dari kiper Jens Lehmann ke gawang Dortmund yang membuat skor kedua tim imbang 2-2 pada Desember 1997.
Pada September 2008 Dortmund mampu bangkit setelah tertinggal tiga gol dan memaksa laga berkesudahan imbang.
Pertemuan terakhir, Sabtu (28/02) menjadi milik Dortmund. Die Borussien melumat Schalke tanpa ampun dengan skor 3-0.
3. Sunderland vs Newcastle
Kedua tim ini bukanlah tim papan atas Liga Primer Inggris. Namun pertemuan keduanya menjadi salah satu partai seru.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim polisi berkuda pernah dikerahkan untuk mengamankan situasi di luar stadion yang tak kalah ‘panas’ seperti di dalam lapangan.
4. Real vs Atletico Madrid
Derby ini meningkat intensitas dan pamornya setelah Diego Simeone menangani Los Colchoneros. Sejak 1999 dan perode kepelatihan Simeone Atletci menelan 18 kekalahan dari 24 pertandingan.
Namun kini Los Rojiblancos tidak bisa lagi dipandang remeh, apalagi musim lalu keluar sebagai juara La Liga mengungguli dua raksasa Real Madrid dan Barcelona.
Pertemuan terakhir menjadi saksi kebangkitan Atletico saat membungkam Los Merengues empat gol tanpa balas. Sepertinya julukan tim aristokrat kontra tim pekerja keras tak banyak berpengaruh pada hasil pertandingan.
5. Galatasaray vs Fenerbahce
Pertemuan kedua tim dikenal sebagai partai ‘hidup-mati’. Kartu merah pun menjadi jaminan sengitnya derby ini.
Saat kedua tim bertemu pada April 2014, terkumpul 14 kartu kuning dan dua kartu merah. Saat itu Galatasaray unggul tipis 1-0.