x

5 Eks Penyerang Yang Gagal Jadi Pelatih

Selasa, 17 Maret 2015 22:04 WIB
Editor:

Saat menjadi penyerang, beberapa pemain ini memiliki kemampuan serta skill yang sangat mumpuni. Raihan gol dan titel juara mereka berikan untuk klub yang mereka bela. Namun ternyata tuah mereka saat jadi penyerang hebat tidak berdampak saat mencoba peruntungan menjadi pelatih klub. Ada pelatih yang baru 3 bulan menjabat sudah mendapat pemutusan kontrak kerja karena kinerja buruknya, ada juga pelatih yang terlibat insiden adu jotos dengan anak asuhnya. 

Berikut INDOSPORT paparkan lima eks penyerang yang bisa disebut gagal sebagai pelatih: 


1. Filippo Inzaghi (AC Milan/Italia)

Bersama Del Piero di Juventus, Inzaghi pernah disebut sebagai duet penyerang maut dengan julukan 'Del-Pippo'. Publik sepakbola sangat paham betul bagaimana kemampuan Inzaghi sebagai penyerang berbahaya. Titel domestik dan internasional sudah ia sumbangkan untuk klub yang ia bela, mulai dari Juventus dan AC Milan. Namun saat menjadi pelatih AC Milan di musim ini, tidak banyak perubahan yang bisa ia bawa untuk Milan. Torehan buruk justru pantas dilekatkan untuknya. Ia bahkan disebut memiliki rekor lebih buruk dari dua pelatih  Milan sebelumnya, Seedorf dan Allegri. 


2. Gianfranco Zola (Cagliari/Italia)

Zola ialah pelatih pertama di tengah musim ini yang dipecat di liga Italia. Zola dipecat oleh Cagliari. Kekalahan 0-2 atas Sampdoria menjadi batas kesabaran manajemen Cagliari untuk Zola selama 3 bulan melatih. Selama 3 bulan melatih, Zola tidak kunjung membawa Cagliari lepas dari zona degradasi di musim ini. Padahal dulu saat menjadi penyerang, nama Zola begitu fantastis. Bersama Chelsea, ia dikenal sebagai penyerang berbahaya di liga Inggris musim 1996 hingga 2003. Ia juga mencatat rekor bagus saat terakhir bermain untuk Cagliari di musim 2003 hingga 2005, Zola mencatat 22 gol dari 74 caps, torehan yang cukup baik untuk pemain yang sudah uzur saat itu. 


3. Teddy Sheringham (West Ham/ Inggris)

Ia adalah salah satu penyerang yang akan selalu diingat fans Manchester United. Pasalnya ia bersama Ole Gunnar Solskjaer ialah sosok penyelamat Man United saat menang atas Bayern Muenchen di Nou Camp pada musim 1998/1999. Bukan hanya Man United yang menganggap Sheringham sebagai legenda, fans West Ham United pun memiliki pemikiran serupa. Di 2014, ia ditunjuk sebagai pelatih penyerang untuk West Ham United. Namun tidak seperti kemampuannya yang mumpuni sebagai penyerang, gaung Sheringham sebagai pelatih penyerang di West Ham United tidak terdengar. Meski beberapa penyerang West Ham seperti Andy Carroll mengatakan kehadiran Sheringham cukup memberi kontribusi untuk lini depan The Hammers. 


4. Paolo Di Canio (Swindon Town/Italia)

Sosok yang satu ini memang dikenal bagai dua sisi yang berbeda. Sebagai penyerang, ia termasuk golongan penyerang yang produktif. Ia melalang buana tidak hanya bermain untuk klub-klub Italia namun juga di Inggris. Di West Ham United ia mengoleksi 48 gol dari 118 caps. Namun sosoknya juga tidak lepas dari sisi kontroversi. Mencoba peruntungan sebagai pelatih, Di Canio di 2011 ditunjuk sebagai pelatih untuk klub Swindon Town yang bermain di kasta ketiga liga Inggris. Namun kinerja baik, ia malah lebih banyak diberitakan karena sifat tepramental. Ia pernah diberitakan terlibat adu jotos dengan pemainnya sendiri. 


5. Alan Shearer (Newscastle United/Inggris)

Sebagai seorang penyerang, tidak ada yang meragukan ketajaman Alan Shearer. Bersama Newcastle United, ia telah mengemas 148 gol dari 303 caps. Ia juga turut membawa Blackburn Rovers meraih titel juara liga Inggris pada musim 1994/95. Namun sebagai seorang pelatih, Shearer tidak bertaji. Di 2009 saat ia ditunjuk sebagai pelatih sementara Newcastle, ia gagal. Di debutnya sebagai pelatih, Newscastle kala itu kalah 0-2 di stadion St James Park atas Chelsea. Shearer saat itu hanya dapat memberi satu kemenangan untuk Newcastle United 3-1 atas Middlesbrough, namun di laga-laga selanjutnya Newscastle terus raih hasil buruk. Puncaknya diakhir musim Newcastle United degradasi ke divisi utama liga Inggris. Shearer tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemn Newcastle United. 

AC MilanNewcastle UnitedWest Ham UnitedFilippo InzaghiGianfranco ZolaAlan Shearer

Berita Terkini