10 Transfer Terburuk Liverpool
Billy Dunlop adalah pembelian pertama Liverpool. The Reds memboyong bek kiri asal Skotlandia itu dari Paisley Abercon dengan harga 35 poundsterling pada Januari 1895. 116 tahun kemudian, Januari 2011, The Reds memecahkan rekor transfer klub sekaliguspemain asal Inggris dengan memboyong Andy Carrol.
Klub berlogo Liver Bird itu mendatangkan Carrol dari Newcastle United dengan harga 35 juta poundsterling. Akan tetapi, Carrol tak mampu memperlihatkan performa terbaiknya.
Carrol bukanlah satu-satunya pembelian gagal Liverpool. Berikut ini 10 pembelian terburuk Liverpool.
1. Mario Balotelli
Balotelli diproyeksikan mengisi peran Luis Suarez yang dilepas Liverpool ke Barcelona pada musim panas 2014. The Reds menggelontorkan dana 16 juta poundsterling untuk mendatangkan Balotelli dari AC Milan.
Akan tetapi, Super Mario tak mampu menunjukkan ketajamannya di mulut gawang lawan. Pemain berdarah Ghana itu hanya mampu menceploskan satu gol dari 16 penampilan di Liga Primer Inggris musim 2014/15 lalu.
2. Antonio Nunez
Nunez datang ke Anfield sebagai bagian kesepakatan dari penjualan Michael Owen ke Real Madrid pada 2004. Meski masuk ke dalam skuad The Reds saat menjuarai Liga Champions, Nunez tak memberikan banyak kontribusi.
Pemain asal Spanyol itu hanya bermain dalam 27 pertandingan di berbagai kompetisi, kemudian pulang ke kampung halaman dengan memperkuat Celta Vigo pada 2005.
3. Salif Diao
Sama seperti Diouf, Diao didatangkan usai tampil apik bersama timnas Senegal di Piala Dunia 2002. Setelah tampil 26 laga di musim pertamanya, Diao hanya bermain 11 kali di dua musim berikutnya. Diao sempat dipinjamkan ke Birmingham City dan Portsmouth sebelum dilepas ke Stoke City pada 2006.
4. El Hadji Diouf
Gerard Houlier merekrut Diouf usai tampil bersinar bersama timnas Senegal di Piala Dunia 2002. Tiga gol dalam 55 penampilan di Liga Primer Inggris jadi jawaban Diouf atas harga 10 juta poundsterling yang dikeluarkan The Reds.
5. Erik Meijer
Liverpool mendapatkan Meijer dari Bayer Leverkusen secara gratis pada 1999. Pemain asal Belanda itu melakoni 10 laga sebagai starter dan 17 kali sebagai pengganti. Namun, Meijer hanya mampu mencetak dua gol dan akhirnya digusur Emile Heskey.
6. Titi Camara
Tampil bersinar di Prancis, Camara menarik minat Liverpool. The Reds merekrut pemain asal Guinea itu pada Oktober 1999. Tapi, Camara hanya melahap 33 pertandingan selama semusim sebelum dilepas ke West Ham United.
7. Sean Dundee
Dundee bisa disebut sebagai pemain yang tak memberikan kontribusi sama sekali bagi Liverpool. Pemain Jerman kelahiran Afrika Selatan itu diboyong The Red dengan harga 2 juta poundsterling dari Karlsruher pada 1998.
Setengah tahun berselang, Dundee hengkang dari Anfield setelah tampil tiga kali sebagai pemain pengganti dan sekali tampil di Piala Liga.
8. Joe Allen
Manajer Brendan Rodgers ikut memboyong mantan anak asuhnya di Swansea City, Joe Allen, pada musim panas 2012. Setelah tiga musim memperkuat The Reds, Allen tak kunjung menjadi pemain utama.
Pemain asal Wales itu belum mampu menjawab dana 15 juta poundsterling yang dikeluarkan The Reds. Allen tak pernah tampil lebih dari 30 pertandingan di Liga Primer Inggris. Total, Allen baru mencetak dua gol dari 72 penampilan di Liga Primer.
9. Christian Poulsen
Liverpool mengontrak Poulsen dari Juventus dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Beruntung The Reds hanya mengeluarkan dana 4,5 juta poundsterling. Pasalnya, pemain asal Denmark itu hanya bertahan selama satu tahun. Poulsen hanya tampil 12 kali bersama The Reds di Liga Primer.
10. Andy Carroll
Manchester City memboyong Sergio Aguero dengan harga 38 juta poundsterling pada Juli 2011. Itu lebih mahal tiga juta poundsterling dari harga yang dikeluarkan Liverpool untuk merekrut Carroll.
Akan tetapi, Carroll gagal memperlihatkan tajinya. Penyerang hanya mampu membukukan enam gol dalam 44 penampilan di Liga Primer Inggris. Liverpool akhirnya melepasnya ke West Ham United dengan harga 15 juta poundsterling.