9 Pemain Top AC Milan yang Dibuang Terlalu Cepat
Sebagian besar para pesepakbola terutama pemain muda tak selalu mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di skuad utama untuk membuktikan kualitasnya.
Para pesepakbola harus bekerja keras agar bisa bersaing masuk di skuad utama dan bermain secara reguler. Namun, hal itu tak mudah. Banyak pemain hebat seperti di skuad Milan, yang jarang mendapatkan kesempatan bermain namun akhirnya harus dibuang terlalu cepat.
Banyak dari mereka yang dibuang Milan justru meraih sukses di klub selanjutnya. Berikut INDOSPORT merangkum 9 pemain hebat AC Milan yang terlalu cepat dibuang.
1. Alexandre Pato
Bersama Milan, Pato sukses mencetak 51 gol dalam 117 penampilan. Pato sempat menjadi andalan Milan namun akhirnya harus dibuang ke Corinthians pada Januari 2013 setelah beberapa cedera dialami pemain asal Brasil ini.
Pato sekarang dipinjamkan ke Sao Paulo dengan penampilan yang cukup mengesankan. Bersama Sao Paulo, pemain berusia 26 tahun ini sudah mencetak 10 gol dalam 29 penampilan musim ini.
Jumlah laga di Milan: 117
Gelar: Serie A 2010/11, Piala Super UEFA 2007, FIFA Club World Cup 2007
Klub: Internacional, AC Milan, Corinthians, Sao Paulo
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 12,5 juta Euro.
2. Matteo Darmian
Darmian melewati masa-masa yang panjang di Milan. Pemain berusia 25 tahun ini sudah berada di Milan sejak bergabung sebagai pemain muda dari 2001 hingga 2010.
Darmian menjalani debutnya bersama Milan di usia 16 tahun dan hanya berhasil bermain dalam 4 penampilan di skuad utam tim di pentas Serie A. Namun, pemain asal Italia ini akhirnya harus dibuang ke Palermo pada 2010 lalu Torino dari 2011 hingga 2015.
Darmian akhirnya membuktikan diri sebagai pemain berkualitas setelah bergabung dengan raksasa Inggris, Manchester United di bursa transfer musim panas lalu. Pemain yang bermain sebagai fullback kanan itu juga selalu menjadi langganan timnas Italia.
Jumlah laga di Milan: 4
Gelar: 0
Klub: Padova, Palermo, Torino, Manchester United
Biaya transfer yang diterima Milan: 800 ribu Euro.
3. Pierre-Emerick Aubameyang
Aubameyang menjadi penyesalan terbesar AC Milan. Setelah bergabung dengan akademi muda pada tahun 2007, Aubameyang harus dipinjamkan ke klub Perancis sebelum akhirnya dikontrak permanen oleh St Etienne pada tahun 2011.
Namun, kini Aubameyang justru bersinar bersama Borussia Dortmund di Bundesliga Jerman. Ia sudah mengemas 13 gol dalam 10 penampilan sejauh ini. Sama seperti kakinya, karir Aubameyang memiliki ada tanda-tanda melambat dalam waktu dekat.
Jumlah laga di Milan: 0
Gelar: Coupe de la Ligue 2012/13, DFL-Supercup 2013/14, 2014/15
Klub: AC Milan, Dijon, Lille, Monaco, St Etienne, Borussia Dortmund
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 1 juta Euro
4. Andrea Pirlo
Setelah pindah dari Inter Milan pada tahun 2001, Pirlo membuktikan dirinya sebagai salah satu playmaker terbesar di dunia dan bergabung dengan AC Milan.
Sayangnya, Pirlo hanya dipertahankan sampai 2011 di San Siro dan memutuskan pindah ke Juventus dengan status bebas transfer. Hal yang benar-benar menguntungkan Juventus.
Bersama Bianconeri, Pirlo tetap menjadi andalan di lini tengah dan tampil mengesakan dengan berhasil memenangkan 4 gelar Serie A berturut-turut.
Jumlah laga di Milan: 284
Gelar: 20
Klub: Inter Milan, Brescia, Reggina, AC Milan, Juventus, New York City FC
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 0
5. Patrick Vieira
Vieira bergabung ke Milan pada tahun 1995 dari Cannes. Saat itu, Vieira yang masih berusia 17 tahun diprediksi memiliki masa depan cerah di klub. Namun, mantan pemain timnas Prancis itu gagal membangun dirinya dalam skuad Milan hingga akhirnya pindah ke Arsenal.
Bersama Arsenal, Vieira tumbuh sebagai pemain andalan. Vieira dikenal sebagai salah satu gelandang sentral terbesar sepanjang masa.
Jumlah laga di Milan: 2
Klub: Arsenal, Juventus, Inter Milan, Manchester City
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 3,5 juta Poundsterling
6. Giovane Elber
Striker asal Brasil ini didatangkan Milan pada usia 18 tahun. Elber gagal mendapatkan perhatian di musim pertamanya bersama Milan. Situasi itu membuat Elber harus dipinjamkan ke Swiss dan bergabung bersama Grasshopper di tahun berikutnya.
Setelah pindah ke Stuttgart dan kemudian Bayern Muenchen, Elber dikenang sebagai salah satu bomber paling mematikan sepanjang masa Bundesliga Jerman dengan catatan 133 gol dalam 256 penampilan liga. Elber sukses memenangkan 4 gelar Bundesliga.
Jumlah laga di Milan: 0
Gelar: 19
Klub: Grasshopper, VfB Stuttgart, Bayern Munich, Lyon, Borussia Mönchengladbach, Cruzeiro
Biaya transfer yang diterima Milan: 0
7. Roberto Ayala
Roberto Ayala mulai membangun karirnya di Napoli, sebelum akhirnya pindah ke Milan pada tahun 1998. Ayala kalah bersaing dengan Paolo Maldini dan Costacurta dan hanya berhasil bermain dalam 24 penampilan selama 2 musim.
Ayala hijrah ke Valencia pada tahun 2000 dan sukses mengantarkan Valencia ke Final Liga Champions di tahun yang sama dan dinobatkan sebagai bek terbaik di turnamen. Ayala berhasil memenangkan 2 gelar La Liga dan Piala UEFA dalam 188 penampilan untuk Valencia.
Jumlah laga di Milan: 24
Gelar: 1 gelar Serie A, 2 gelar La Liga
Klub: Valencia, Villarreal, Zaragoza, Racing Club
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 6,25 juta Poundsterling
8. Sokratis Papastathopoulos
Bek asal Yunani ini bergabung ke Milan setelah tampil mengesankan bersama Genoa. Namun, ia gagal bersaing dengan Thiago Silva dan Nesta. Sokratis akhirnya bersinar di Borussia Dortmund.
Jumlah laga di Milan: 5
Gelar: 1 gelar Serie A
Klub: Werder Bremen, Borussia Dortmund
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 5 juta Euro
9. Gianluca Pessotto
Pessotto tak pernah memiliki kesempatan untuk berkembang di skuad Milan. Pessotto sempat bergabung di akademi muda Varese pada tahun 1989, dan mulai mengembangkan permainannya di awal 90-an di beberapa klub Italia.
Setelah pindah ke Juventus pada tahun 1995, ia menghabiskan 11 tahun dengan meraih banyak kesuksesan yakni memenangkan 4 gelar Serie A dan Liga Champions.
Jumlah laga di Milan: 0
Gelar: 4 gelar Serie A, 1 Coppa Italia
Klub: Varese, Massese, Bologna, Verona, Torino, Juventus
Biaya transfer yang diterima AC Milan: 0