x

5 Indikasi Leicester Bakal Tembus Liga Champions

Kamis, 26 November 2015 13:58 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono

Pekan ke-13 lanjutan Liga Primer menjadi momentum paling penting dalam perjalanan klub promosi Liga Primer, Leicester City.

Secara mengejutkan tim yang di awal musim tidak diperhitungkan dan dipandang sebelah mata ini berhasil merangsek naik dan memimpin pucuk klasemen sementara Liga paling bergengsi di benua Eropa ini.

Konsistensi permainan yang mereka tunjukkan sejak awal musim Liga Primer digulirkan menegaskan kiprah mereka sebagai klub yang patut diperhitungkan dan kekuatan baru tidak hanya di liga domestik.

Gaung kesaktian mereka kini mulai menyebar dan meluas sehingga para pandit sepakbola dunia tak segan memprediksikan mereka sebagai ancaman serius bagi klub-klub papan atas liga-liga Eropa dalam pentas Liga Champions musim mendatang.

INDOSPORT merangkum sejumlah fakta yang menegaskan mengapa Leicester City menjelma menjadi klub yang berpotensi akan menembus Liga Champions musim depan. Berikut ulasannya;


1. Ritme dan Motivasi Luar Biasa

Sebelum Liga Primer musim ini resmi digulirkan, mungkin jutaan orang akan tertawa dan memberikan cibiran sejadi-jadinya ketika ada orang yang memprediksi bahwa Leicester City akan memimpin puncak klasemen dalam hitungan 13 pekan.

Namun sekarang jutaan pasang mata seakan terbelalak dan berdecak kagum terhadap hasil yang berhasil dicapai klub berjuluk The Foxes ini.

Musim ini klub yang bermarkas di Stadion King Power ini secara konsisten telah menunjukkan motivasi tingginya yang terimplementasi dalam bentuk permainan yang apik sejak awal musim digulirkan.

Klub yang terbentuk sejak tahun 1884  ini telah berhasil mengemas 28 gol sepanjang musim ini yang membuat seluruh lawan-lawan yang akan berhadapan dengannya mulai berbenah dan mempersiapkan diri secara serius untuk menghadapi klub kuda hitam ini.


2. Kesempatan dalam Kesempitan

The Foxes boleh bisa dibilang sedang dinaungi oleh keberuntungan setelah tim-tim besar unggulan Liga Primer sedang bergeliat lesu dengan segala macam problematika internal yang menggelayutinya musim ini.

Sebut saja Chelsea sang juara bertahan yang secara mengejutkan terpuruk dalam kondisi yang begitu mengenaskan. Bahkan Liverpool, Everton dan Southampton yang biasanya menjadi langganan kuda hitam yang diperhitungkan pun tak pelak harus goyah dan menjalani awal musim ini dengan terseok-seok.  

Hebatnya, fakta ini secara mengejutkan berhasil dimanfaatkan oleh Leicester untuk tampil mendominasi sepanjang awal musim Liga Primer tahun ini.


3. Kontrak Panjang Pemain Kunci

Manajemen Leicester City secara taktis telah mengamankan jasa sejumlah pemain terbaik mereka untuk beberapa musim ke depan.

Meskipun tidak menutup kemungkinan apabila ada klub-klub besar yang memutuskan untuk menculik beberapa bintang-bintang mereka seperti Jamie Vardy dan Riyad Mahrez dengan iming-iming harga tinggi.

Selain itu, Leicester tampak seperti sebuah mega proyek yang serius sehingga membuat para pemainnya enggan untuk meninggalkan tim ini pada periode transfer musim dingin.

Setidaknya Claudio Ranieri sang pelatih kepala dapat dengan mudah membujuk mereka untuk tetap bertahan di klub sampai jendela transfer musim panas mendatang.


4. Pelatih Sarat Pengalaman

Pelatih Italia berusia 64 tahun, Claudio Ranieri merupakan salah satu manajer yang memiliki track record cukup baik dan sarat pengalaman di kancah sepakbola Eropa.

Portofolio manajerialnya secara signifikan telah terbukti menyulap klub-klub besar Eropa, seperti Chelsea, Inter, Roma, Valencia dan Atletico Madrid menjadi sebuah kekuatan yang sangat menakutkan.

Kekuatan tangan dinginnya membawa Leicester menampilkan permainan ber level tinggi membuat para pemain binaannya menaruh rasa hormat yang tinggi untuknya.

Meskipun ke depan tim besutannya ini akan menghadapi masa-masa sulit yang tak terelakkan di kancah persaingan Liga Premier, Ranieri diyakini memiliki kapasitas yang baik untuk mengangkat moral tim dan membawa sukacita bagi para fans fanatik di Stadion King Power.


5. Jamie Vardy

Sosok top scorer sementara Liga Primer musim ini memang tidak dapat dilepaskan dari performa gemilang yang ditampilkan Leicester City musim ini.

Kemasan 13 gol golnya dalam 13 pertandingan di awal musim di Liga Primer merupakan kontribusi  signifikan yang luar biasa.

Striker 28 tahun dengan gaya bermain yang tak kenal lelah sepertinya enggan membuat orang untuk berhenti berdecak kagum untuk aksi-aksinya bersama Leicester. Jamie Vardy adalah sosok terdepan di balik kesuksesan Leicester musim ini.

LiverpoolChelseaEvertonClaudio RanieriLiga Primer InggrisJamie Vardy

Berita Terkini