x

3 Fakta Antonio Damato, Wasit di Derby Milan

Kamis, 28 Januari 2016 21:05 WIB
Editor: Randy Prasatya

Pertemuan antara AC Milan dan Inter Milan merupakan duel yang paling panas di kota Milan. Rivalitas kedua tim ini tak jarang menghadirkan pertikaian di dalam maupun luar lapangan.

Perselisihan dua kubu ini berawal dari ketidakpuasan sebuah kelompok atas munculnya dominasi orang-orang Italia dan Inggris di AC Milan. Karena hal itu, kelompok yang tak suka pergi meninggalkan Rosonerri dan membuat klub baru bernama Inter Milan.

Berawal dari situlah setiap pertemuan kedua tim ini kerap menghadirkan pertikaian. Kejadian yang paling sering diingat ialah saat AC Milan dan Inter Milan bertemu di perempatfinal Liga Champions 2004/05.

Saat itu Inter memulai leg kedua dengan kalah aggregate 0-2. Namun, di pertandingan kedua itu pendukung Nerazzurri membuat onar di menit 75 setelah tertinggal 0-1. Mereka melempar suar ke dalam lapangan hingga mengenai kepala penjaga gawang Milan, Nelson Dida.


Marco Materazzi dan Manuel Rui Costa menyaksikan lemparan suar ke dalam lapangan di pertandingan leg kedua perempatfinal Liga Champions 2004/05 antara Inter Milan vs AC Milan.

Buntut dari kejadian itu, Milan berhak melaju ke semifinal dengan aggregate 5-0 dan Inter dihukum empat pertandingan tanpa penonton di ajang Liga Champions.

Kali ini kedua tim akan kembali bertemu di ajang Serie A pekan ke-22 pada Senin (01/02/16) dini hari waktu Indonesia. Laga panas ini nantinya akan dipimpin oleh Antonio Damato.

INDOSPORT pun akan mengulas rekam jejak wasit Damato selama menjadi pemimpin pertandingan.


1. Inter Banyak Kalah

Di pertandingan tensi tinggi ini wasit dituntut tidak melakukan kesalahan sekecilpun. Sebab, jika wasit mengeluarkan satu keputusan kontroversi, ribuan pasang mata siap menghakimi pemimpin pertandingan dengan berbagai cara. Terutama, mereka yang terlibat langsung dalam pertandingan.

Bigitupun saat memimpin pertandingan di Derby della Madonnina. Damato harus dapat melihat dan memutuskan dengan tepat segala kejadian di dalam lapangan. Apalagi jika kerugian dialami kubu Inter Milan. Bukan tak mungkin Damato akan dicap sebagai wasit yang kerap merugikan Nerazzurri.

Sejauh ini Inter Milan telah lima kali kalah jika pertandingan dipimpin oleh Damato. Sedangkan AC Milan hanya mengalami kekalahan sebanyak tiga kali dari 10 pertandingan yang dipimpin wasit 43 tahun tersebut.


2. Rekam Jejak Musim 2015/16

Selama Serie A musim ini, Damato telah memimpin pertandingan sebanyak Sembilan kali dengan mengeluarkan 50 kartu kuning, empat kartu merah, dan dua penalti.

Salah satu penalti yang diberikan Domato terjadi saat Inter Milan takluk 1-4 dari Fiorentina di Giusepppe Meazza. Gol pembuka dari La Viola dicetak melalui titik putih saat pertandingan baru berjalan 3 menit.

Situasi lain terjadi sebaliknya, AC Milan berhasil meraih kemenangan saat dipimpin Damato. Rosonerri ketika itu sukses menjungkalkan Lazio 3-1 di Olimpico, Roma.


3. Rekam Jejak Internasional

Damato memulai perjalanan karier di level internasional pada 2010. Sejak saat itu dia 19 kali ditunjuk memimpin pertandingan-pertandingan yang menjadi agenda UEFA dan FIFA.

Hingga saat ini, wasit yang juga berprofesi sebagai pengacara itu telah memipin 19 pertandingan di level internasional. Dari pertandingan tersebut, Damato mengeluarkan 25 kartu kuning untuk tuan rumah, 30 kartu kuning untuk tim tamu, dan tiga kartu merah untuk tim tamu.

AC MilanInter MilanDerby Della MadonninaIn Depth Sports

Berita Terkini