6 Striker Top yang Dikutuk Liverpool
Liverpool merupakan klub asal Inggris yang paling sukses di ajang Liga Champions. Mereka hingga kini telah lima kali meraih gelar juara di turnamen tersebut.
Di dalam perjalanan kesuksesan The Reds, mereka juga kerap menghadirkan penyerang-penyerang yang sangat haus gol. Bahkan, hal itu tidak hanya terjadi saat mereka sedang dalam kejayaan. Setelah meredup di era Liga Primer Inggris, Liverpool juga tetap menghadirkan berbagai penyerang yang haus gol.
Atas hal tersebut, tak jarang banyak klub-klub kuat lainnya yang berebut untuk memburu sang penyerang haus gol itu. Namun, hingga saat ini telah banyak mantan penyerang Liverpool yang mengalami penurunan performa setelah hengkang meninggalkan Anfield.
Berikut ini INDOSPORT akan merangkum nama-nama penyerang hebat Liverpool di masa lalu yang mengalami penurunan performa setelah hengkang ke klub lain.
1. Gordon Hodgson
Hodgson merupakan penyerang handal Liverpool di periode 1925-1936. Selama membela The Red dia telah mengoleksi 233 gol dari 358 penampilan di liga.
Namun, dalam kurun waktu tersebut seluruh gol yang telah diukir Hodgson tidak mampu membawa Liverpool meraih satupun trofi. Karena hal itu, pria yang wafat di usia 47 tahun ini memilih hengkang ke Aston Villa.
Sial baginya, di sana Hodgson justru tidak dapat menunjukan permainan terbaiknya. Dia hanya bertahan satu musim dan mencetak 11 gol dari 28 penampilan.
2. Kevin Keegan
Penyerang Liverpool di periode 1971-1977 ini telah mencatatkan 230 penampilan dan 68 gol bersama The Reds di Liga Inggris. Selama periode tersebut dia mampu membantu klub asal Merseyside ini meraih tiga trofi Liga Inggris, satu Piala FA, satu Liga Champions, dan dua Piala UEFA (kini bernama Piala Europa).
Catatan-catatan itu membuat dirinya diburu oleh klub top Eropa. Alhasil, pada periode 1977-1980 Hamburger SV berhasil menggunakan jasa Keegan.
Akan tetapi, selama bermain di Bundesliga, Jerman, Keegan tidak segahar di Liverpool. Dia pun akhirnya harus hengkang ke Southampton pada awal musim 1980/81. Dan lagi-lagi kecemerlangannya kembali tidak terlihat di klub-klub lainya selain The Reds.
3. Ian Rush
Rush merupakan salah satu penyerang tersukses yang dimiliki Liverpool. Dia berhasil mempersembahkan lima gelar Liga Inggris, tiga Piala FA, lima Piala Liga, dan dua trofi Liga Champions.
Raihan itu semakin spektakuler setelah dirinya mentorehkan 182 penampilan dan 109 gol bersama Liverpool. Dengan catatan yang cemerlang, raksasa Italia, Juventus, kepincut untuk menggunakan jasa Rush.
Selama di Turin, Rush tidak mampu beradaptasi dengan baik dalam iklim permainan sepakbola di Italia yang amat lambat dan rapat. Hasilnya, dia pun harus kembali ke Liverpool setelah hanya mencatatkan 7 gol dari 29 penampilan bersama Juventus di Serie A
4. Robbie Fowler
Fowler merupakan penyerang yang lahir dari klub junior Liverpool. Dia baru memulai debut di tim utama pada 13 Januari 1993 di ajang Piala FA melawan Bolton Wanderers.
Sejak saat itu langkahnya di dunia sepakbola profesional melejit bersama Liverpool. Fowler berhasil mempersembahkan trofi Piala FA, Piala Liga, Piala UEFA, dan Piala Super Eropa bagi The Reds.
Setelah menorehkan 120 gol dari 236 penampilan bersama Liverpool di periode 1993-2001, Fowler memilih hengkang ke Leeds United. Di sana ternyata kariernya tak secemerlang saat berseragam The Reds. Hingga akhirnya dia pun harus mengalami perpindahan klub sebanyak 8 kali.
5. Michael Owen
Sama halnya seperti Fowler. Owen merupakan penyerang yang terlahir dari tim junior Liverpool. Dia telah menorehkan 158 gol dari 297 penampilan di seluruh ajang.
Selama berseragam The Reds, Owen berhasil mempersembahkan trofi Piala FA, Piala Liga Community Shield, Piala UEFA dan Piala Super UEFA.
Catatan gemilangnya di Anfield membuat klub terjaya di dunia, Real Madrid kepincut untuk mendatangkannya. Namun, kepindahannya ke Spanyol tersebut menjadi awal petaka bagi karier sepakbola Owen.
Bersama Real Madrid, dia hanya mampu mengemas 16 gol dari 45 penampilannya di segala ajang, dan tak satupun trofi yang mampu dimenangkan Owen bersama El Real.
6. Fernando Torres
Pemain asal Spanyol ini mungkin menjadi penyerang yang paling dibenci pendukung Liverpool. Pasalnya, The Kopp (sebutan pendukung Liverpool) menganggap kepindahan Torres ke Chelsea lantara sang pemain tergoda dengan uang.
Meski tak mampu mempersembahkan satu trofi pun, dari 142 penampilan di segala ajang, pendukung Liverpool telah jatuh cinta dengan Torres, yang berhasil mengemas 81 gol untuk The Reds.
Entah kutukan atau tidak, perjalanan Torres di Chelsea tidak semanis saat di Liverpool. Dia seperti seorang pesakitan, yang kerap gagal mencetak gol saat berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang lawan. Lebih buruknya lagi, pemain yang akrab disapa Nando ini sering gagal menceploskan bola ke gawang saat dalam posisi tak terkawal.
Setelah mengalami rangkaian buruk di Chelsea, Torres pun dilepas secara gratis ke AC Milan. Namun, di sana dia masih tidak dapat mengeluarkan kemampuannya. Dan kini sang pemain kembali ke Atletico Madrid, selaku klub yang membesarkan namanya.