x

Xhaka Bersaudara, Duel Sedarah Beda Negara Siap Ukir Sejarah di Euro 2016

Jumat, 10 Juni 2016 14:50 WIB
Editor: Ramadhan

Euro 2016 Prancis akan menjadi turnamen bersejarah. Pasalnya, akan ada duel dua saudara kandung beda negara, yang tersaji di penyisihan grup A.

Pertarungan sedarah tersebut akan mempertemukan Xhaka bersaudara yakni Granit Xhaka dan Taulant Xhaka.

Granit yang berusia 23 tahun akan memperkuat tim nasional Swiss sementara kakaknya, Taulant yang dua tahun lebih tua, akan membela tim nasional Albania. Swiss dan Albania sendiri tergabung di Grup A bersama tuan rumah Prancis dan Rumania.

Jika nanti keduanya dimainkan saat Swiss berhadapan dengan Albania, maka keduanya akan mengukir sejarah untuk pertama kalinya sebagai dua saudara yang saling berhadapan dalam sejarah Euro.


Taulant Xhaka bersama sang adik, Granit Xhaka

Meski sama-sama dilahirkan dari keluarga yang berasal dari Albania, namun jalan keduanya untuk memilih timnas memang berbeda. Sebelum keduanya lahir, keluarga Xhaka memutuskan untuk pindah dari Kosovo ke Basel, Swiss.

Granit yang baru saja bergabung dengan Arsenal terdaftar sebagai pemain Swiss. Sementara Taulant lebih memilih memperkuat tanah asalnya, Albania.

Namun, Granit memang lebih tenar dan berpengalaman ketimbang sang kakak di dunia sepakbola. Karier Granit terus menanjak, apalagi setelah kepindahannya ke Arsenal dari Borussia Monchengladbach.

Granit juga sudah mencatatkan 41 penampilan bersama Swiss sejak menjalani debut pada 2011 silam. Sementara Taulant baru menjalani debut bersama Albania pada 2014 yang lalu.


Granit Xhaka (kiri) dan Taulant Xhaka (kanan)

“Ini adalah pertandingan yang sangat istimewa bagi saya dan keluarga. Kami sudah berbicara tentang hal itu di rumah,” kata Granit Xhaka seperti dikutip dari Four Four Two.

“Saling berhadapan satu sama lain menjadi hal terakhir yang bisa kita harapkan. Kami sudah saling berhadapan sebelumnya, saat saya masih di Basel dan saudara saya dipinjamkan Grasshopper Zürich.”


Granit Xhaka saat berseragam tim nasional Swiss

“Pada saat itu, perasaan benar-benar sangat aneh. Meski begitu, kami berdua fokus saat pertandingan, dan kami cukup profesional untuk tidak membiarkan hubungan dekat kami menjadi faktor lain dalam pertandingan. Semoga tim terbaik akan menang!”

Sementara sang ayah, Ragip Xhaka, merasa sangat bangga dengan kiprah kedua anaknya. Namun, ia memilih netral soal pilihan tim yang akan mempertemukan keduanya di fase grup.


Taulant Xhaka saat memperkuat tim nasional Albania

“Saya adalah ayah yang paling bangga di dunia saat ini. Kedua anak saya akan tampil di Euro. Saya sedikit kecewa karena Albania dan Swiss berada di grup yang sama,” kata Ragip di Tirana Times.

Pertandingan antara Swiss melawan Albania, akan menjadi pertemuan perdana kedua tim di pentas Euro 2016 Prancis. Swiss dan Albania juga akan menghadapi dua tim lainnya yakni tuan rumah Prancis dan Rumania.

SwissEuro 2016AlbaniaGranit XhakaTaulant Xhaka

Berita Terkini