Kebobolan 10 Gol, Kiper Barito Putera Siap Dievaluasi
Catatan itu memang tergolong buruk bagi tim sekelas Barito Putera. Torehan minor tersebut menyamai rekor kebobolan Persela Lamongan, dan hanya unggul satu gol dari rekor kemasukan milik Gresik United.
Statistik minor tersebut tentu tak lepas dari peran sang penjaga gawang, Aditya Harlan. Kiper utama tim berjuluk Laskar Antasari itu menjadi pesakitan setelah gawangnya sangat mudah dibobol lawan.
Bahkan, di tiga laga terakhir Barito, gawang Aditya sudah kemasukan 10 gol, atau rata-rata kebobolan 3 gol per laga.
Aditya Harlan dalam jumpa pers Torabika Soccer Championship.
"Memang itu menjadi pelajaran berharga bagi saya. Kebobolan lebih dari tiga gol dalam satu pertandingan akan menjadi evaluasi buat saya," tutur Kiper yang berlaga di Piala Jenderal Sudirman bersama Persipasi Bandung Raya tersebut.
Aditya memang menjadi sosok yang paling bertanggung jawab terhadap banyaknya gol yang tercipta ke gawang Barito Putera.
Kiper berkepala plontos ini berstatus tak tergantikan dan tetap dipercaya oleh Mundari Karya di bawah mistar gawang Barito Putera. Meski begitu, Aditya tidak mau disalahkan begitu saja atas rekor buruk tersebut.
"Penampilan tim tak lepas dari sistem yang berjalan. Jadi, saya juga tidak akan menyalahkan pemain bertahan," jelas Aditya.
"Setiap serangan tim lawan juga berbeda caranya. Mungkin ke depan kita akan terus benahi soal cara mengantispasi berbagai kreasi serangan tim lawan agar lebih baik lagi," pungkasnya.