x

Janio Matos Komentari Banyaknya Kartu yang Diterima Persiba

Jumat, 7 Oktober 2016 07:17 WIB
Kontributor: Teddy Rumengan | Editor:

Dua pemain Persiba, Dirkir Khon Glay dan Antonio Teles menjadi pemain yang paling banyak mengantongi kartu. Dirkir sudah mengantongi 8 kartu kuning dan 2 kartu merah. Sedangkan Teles sudah mengantongi 7 kartu kuing dan satu kartu merah.

Jaino menganggap kartu yang diberikan wasit banyak yang tidak wajar. Jaino mengaku kerap melakukan protes ke PT. Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi terkait dengan kepemimpinan wasit yang dianggapnya tidak adil.

“Karena memang banyak kartu yang tidak wajar. Saya sendiri sering kirim surat ke Komisi Disiplin PT GTS. Jujur, setiap kartu kuning saya bikin video. Makanya saya tidak mau menanggapi itu,” ujar Jaino terkait bagaimana proses terjadinya kartu kuning dan merah di timnya.

Dirkir Kohn Glay pemain yang kerap bermain keras.

“Jadi memang banyak kartu kuning yang diterima pemain Persiba itu sudah tidak wajar yang harusnya bukan kartu kuning tapi justru dikasih kartu kuning. Selain itu banyak pemain lawan yang bermain kasar, tapi kita yang dapat kartu,” lanjut pelatih asal Brasil itu.

Mantan Pelatih Penang FA itu mencontohkan laga terakhir Persiba saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, akhir pekan lalu. Dua kartu kuning yang diterima pemainnya, sangat kontroversial.

“Lihat saja Kartu kuning Abdul Aziz dan kartu kuning Hanif Sjahbandi waktu lawan Persib, padahal Atep dan Hariono yang main kasar sepanjang pertandingan tapi malah kita yang dirugikan,” ujarnya.

Antonio Teles banyak menerima kartu di Persiba.

Kapten Persiba, Antonio Teles, mengatakan bahwa beberapa kartu yang diterimanya memang tak seharusnya terjadi, seperti waktu lawan Persipura Jayapura dan Arema Cronus beberapa waktu yang lalu.

“Lihat sendiri saat kita dapat kartu, harusnya itu tidak terjadi karena lawan juga bermain keras, tapi bukan lawan yang mendapat kartu malah saya yang mendapat dapat kartu,” ujarnya.

Meski demikian pemain asal Brasil itu mengakui, memang sudah menjadi tugasnya sebagai gelandang. Dirinya memang bertugas menjaga pemain lawan, termasuk tidak memberikan keleluasaan pemain lawan untuk bisa membobol timnya.

“Tugas kita bagaimana merebut bola, mengejar bola, dan banyak melakukan sapuan bersih. Tugas itu memang rawan mendapat kartu,” tandasnya.

Persiba BalikpapanTorabika Soccer Championship (TSC)Jaino MatosLiga Indonesia

Berita Terkini