x

On This Day: Momen Spesial Donnarumma, Kiper Masa Depan Italia

Sabtu, 25 Februari 2017 12:53 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Bertempat di Castellammare di Stabia, Italia, lahir seorang pemain sepakbola berbakat bernama Gianluigi Donnarumma. Melalui media sosial, Rossoneri mengucapkan selamat ulang tahun kepada kiper masa depan Tim Nasional Italia itu.

Sejumlah pihak pun mengucapkan selamat ulang tahun kepada kiper masa depan Tim Nasional Italia itu. Eks-kiper Italia, Giovanni Galli juga tidak lupa mengucapkan selamat ultah kepada sang kiper fenomenal.

"Fenomena seperti Donnarumma lahir tiap 30 tahun. Ada Zoff, yang juara dunia, lalu Buffon. Saya harap Gigio selanjutnya. Dia punya segalanya untuk jadi juara dunia: Keyakinan, keahlian, kepribadian, teknik dan fisik yang sangat besar," kata eks-kiper Italia Giovanni Galli dilansir La Gazzetta dello Sport.

Tidak hanya Galli, Donnarumma juga mendapatkan ucapan selamat dari kiper andalan Juventus, Gianluigi Buffon.

Dengan segala kemampuan yang dimiliki, Donnarumma diprediksi segera menggeser Gianluigi Buffon sebagai kiper utama Timnas Italia.

Untuk memperingati hari jadinya, berikut ini INDOSPORT akan berusaha mengulas beberapa fakta mengenai Donnarumma.


1. Sempat Menimba Ilmu di Napoli

Kiper masa depan Milan asal Italia, Gianluigi Donnarumma

Donnarumma pertama kali merasakan ilmu sepakbola di Castellammare di Stabia. Dia berada di Napoli dari 2003-2013. Bakatnya tersebut dicium oleh manajemen AC Milan.

Saat masih berusia 14 tahun, dia direkrut dengan dana sebesar 250 ribu euro atau setara dengan Rp3,5 miliar. Prestasinya memang melejit cukup cepat. Awalnya, Donnarumma bermain untuk tim muda Milan, Giovanissimi.

Tidak lama kemudian, permainannya yang gemilang bersama Giovanissimi, membuat Donnarumma berhasil menembus skuat muda Milan, Allievi sebelum akhirnya memperkuat tim Primavera.

Satu tahun kemudian, tepatnya saat masih berusia 15 tahun, pelatih Milan saat itu, Filippo Inzaghi melihat bakat yang dimiliki Donnarumma.

Dia pun dipanggil untuk masuk ke dalam skuat Rossoneri saat Rossoneri berhadapan dengan Cesena, meski hanya duduk manis sebagai pemain cadangan.


2. Pecahkan Rekor Buffon

Gianluigi Donnarumma.

Namun, tidak butuh waktu lama bagi Donnarumma untuk menembus tim utama Milan. Satu tahun kemudian, Donnarumma membuat sebuah kehebohan di sepakbola Italia. Dia menjadi kiper termuda yang berhasil membela Milan mematahkan rekor Gianluigi Buffon.

Adalah pelatih Milan saat itu, Sinisa Mihajlovic yang berperan dalam kariernya. Mihajlovic melakukan pertaruhan dengan memberikan posisi kiper utama kepada Donnarumma yang ketika itu masih ‘bau kencur’ untuk pertandingan besar.

Penampilannya tidak terlalu istimewa dalam laga itu. Pasalnya, Sassuolo harus bermain dengan 10 orang. Tim lawan hanya mampu melakukan empat kali percobaan ke gawang lawan.

Dari empat bola hasil tendangan pemain Sassuolo, Donnarumma hanya mampu melakukan satu kali penyelamatan saja. Sedangkan sisanya, pemain kelahiran 25 Februari 1999 ini hanya mencatatkan satu tinjuan dan tiga kali menguasai bola (claims).

Sayang, gawangnya harus kebobolan oleh penyerang Sassuolo, Domenico Berardi untuk mengubah skor menjadi 1-1. Meski demikian, Rossoneri berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Pada musim berikutnya, Donnarumma mulai dipercaya untuk menjadi kiper utama.

Dia pun berhasil mempersembahkan satu trofi kepada Milan. Saat itu, Rossoneri mengalahkan Juventus di partai final Supercoppa Italia. 

Performa gemilang Donnarumma membuat arsitek Timnas Italia, Giampiero Ventura tertarik untuk memanggilnya. Pada 5 September, Donnarumma melakukan debut bersama Azzurri senior di usia 17 tahun dan enam bulan, saat melawan Israel.


3. Punya Kakak Seorang Pemain Sepakbola

Antonio Donnarumma, kakak kandung dari Gianluigi Donnarumma.

Sebenarnya, Gianluigi memiliki pemain seorang pemain sepakbola. Namanya adalah Antonio Donnarumma.  Antonio pun merupakan pemain lulusan akademi Milan. Ia bergabung dari Juve Stabia ke Milan pada usia 15 tahun. Namun, nasibnya tidak seberuntung Gianluigi.

Saat berusia 18 tahun, Antonio mendapatkan kesempatan untuk bermain menjadi pemain tim utama pada 2008. Sayang, dia gagal menembus skuat utama. Itu sangat wajar, mengingat ketika itu Milan diperkuat oleh Nelson Dida, Christian Abbiati, dan Zeljko Kalac di musim perdananya.

Pada musim berikutnya, Milan bahkan memiliki empat kiper berpengalaman. Mereka adalah Dida, Abbiati, Flavio Roma, dan Marco Storari. Kondisi ini tentu menyulitkannya. Hasilnya, Antonio kesulitan menembus tim utama.

Dia pun dipinjamkan ke beberapa tim seperti Piacenza dan Gubbio, sebelum akhirnya memperkuat Genoa.

AC MilanGianluigi DonnarummaLiga ItaliaOn This Day

Berita Terkini