x

Sanksi di Liga 1 U-19 dan Liga 2 Melalui Keputusan Sidang Komdis PSSI

Jumat, 28 Juli 2017 03:51 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto

Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengambil keputusan terkait insiden yang terjadi di Liga 2 dan Liga 1 U-19 melalui sidang yang belangsung pada 19 Juli lalu.

Pada sidang yang  kali ini dihadiri oleh Ketua Komdis, Asep Edwin, Wakil Ketua Umar Husin, dan anggota  Dwi Irianto, Yusuf Bachtiar, serta Eko Hendro, Komdis PSSI memberikan keputusan di antaranya:

Baca Juga:

1. Pemain Persegres Gresik United U-19, Andre Hafani dikenakan sanksi "Peringatan Keras" karena terbukti melakukan tindakan tidak sportif terhadap wasit pada pertandingan Persela U-19 melawan Persegres Gresik United U-19.       

2. Manager Semen Padang U-19, Masykur Rouf dikenakan sanksi larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 1 (satu) kali pada pertandingan Bhayangkara FC U-19 melawan Semen Padang U-19.

3. Pemain Perserang Serang, Agus Dani Akbar dikenakan sanksi larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali dan denda Rp10.000.000, karena terbukti melakukan protes berlebihan sehingga pertandingan terhenti selama 2 (dua) menit pada pertandingan Persita Tangerang melawan Perserang Serang.

4. Ofisial Perserang Serang, Khamid Mulyono dikenakan sanksi berupa larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 1 (satu) kali dan denda Rp10.000.000, karena melakukan protes berlebihan pada pertandingan Persita Tangerang melawan Perserang Serang.

5. Pelatih Kiper 757 Kepri Jaya FC, Mardianto dikenakan sanksi berupa larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 2 (dua) kali dan denda Rp50.000.000, pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.

757 Kepri Jaya, salah satu klub Liga 2 yang menerima sanksi oleh Komdis PSSI.

6.  Pemain 757 Kepri Jaya FC, Bambang Rahmat Hidayat dikenakan sanksi berupa laragan bermain 1 kali kali dan denda Rp10.000.000, pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.

7.  Persih Tembilahan dikenakan sansi berupa kalah 0-3, nilai dikurangi 3 karena tidak hadir di tempat pertandingan pada pertandingan Persih Tembilahan melawan PSBL Langsa.

8.  Perserang Serang dikenakan sanksi berupa denda Rp10.000.000, karena mendapatkan 5 (lima) kartu kuning dalam satu pertandingan pada pertandingan Persita tangerang melawan Perserang Serang.

9.  Persih Tembilahan dikenakan sansi berupa kalah 0-3, nilai dikurangi 3 dan denda Rp25.000.000, karena tidak hadir di tempat pertandingan pada pertandingan PSMS Medan melawan Persih Tembilahan.

10. 757 Kepri Jaya FC dikenakan sanksi berupa denda Rp75.000.000, karena seluruh ofisial, pemain, manager dan pelatih melakukan protes berlebihan sehingga pertandingan terhenti 15 menit pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.

11.  Panitia Pelaksana Pertandingan PSBL Langsa dikenakan sanksi denda Rp15.000.000, karena penonton terbukti melakukan pelemparan ke lapangan pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.

12.  PSBI Blitar dikenakan sanksi berupa denda Rp10.000.000, karena mendapatkan 5 (lima) kartu kuning dalam satu pertandingan pada pertandingan PSBI Blitar melawan Persebaya Surabaya.

13.  Persifa Fak-Fak dikenakan sanksi berupa mengembalikan seluruh subsidi yang telah diterima dari PT. Liga Indonesia Baru dan turun ke divisi yang lebih rendah pada musim kompetisi 2018 karena menarik diri dari kompetisi Liga 2.

PSSIKomisi Disiplin PSSILiga IndonesiaLiga 2

Berita Terkini