Ini Pesepakbola Papan Atas Dunia Rival Terens Puhiri
Kecepatan lari yang diperlihatkan oleh Terens Puhiri kini menjadi sorotan banyak pihak. Tidak hanya di negara Indonesia saja, nama pemain milik Borneo FC ini juga dikenal luas di dunia internasional.
Sebagaimana diketahui, pemain berusia 21 tahun itu mampu menunjukkan aksi gemilang kala membawa timnya meraih kemenangan 4-0 atas Mitra Kukar di laga pekan ke-31 Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia, Senin (23/10/17).
Terens mampu memberikan sumbangan angka ketiga bagi tim pada menit ke-71. Untuk mencetak gol tersebut, pria kelahiran 13 Oktober 1996 tersebut melakukan aksi solo run yang kini menjadi perbincangan banyak orang.
Pasalnya, sang pemain mampu menampilkan aksi gemilang dengan berlari cepat saat menggiring bola dan mencetak gol. Media Digg.com bahkan melakukan perhitungan manual dengan menilik pada jarak tempuh dan waktu yang dibutuhkan sang pemain untuk membobol gawang lawan.
Menurut Digg.com (25/10/17), Terens tercatat mempunyai kecepatan lari mencapai 19 mil per jam atau sekitar 30,57 km per jam.
Jika melihat pada angka kecepatan yang dimiliki oleh Terens, tentu sang pemain mempunyai kehebatan saat berlari. Sebelumnya, Terens juga disandingkan dengan pemain Manchester City, Leroy Sane, oleh media Daily Mail.
Anak asuh Pep Guardiola itu dikenal sebagai pesepakbola yang mempunyai kelebihan dalam berlari dan yang tercepat di Liga Primer Inggris. Menurut laporan, pria asal Jerman itu tercatat mempunyai kecepatan lari mencapai 22,05 mil per jam atau sekitar 35,4 km per jam.
Namun nyatanya, selain disandingkan dengan pemain berusia 21 tahun tersebut, ada pula pesepakbola terkenal lainnya yang mempunyai kecepatan tidak berbeda jauh dengan Terens.
Menilik hal itu, berikut ini INDOSPORT akan merangkum pesepakbola internasional mana saja yang bisa menjadi rival Terens Puhiri dalam hal kecepatan berlari.
- Terkuak! Kecepatan Lari Terens Puhiri Saat Buat Solo Run
- Parah, Warganet Ini Sebut 'Solo Run' Terens Puhiri Terjadi di Liga 1 Malaysia!
- Disebut-sebut sebagai Pemain Tercepat di Dunia, Terens Puhiri Ungkap Rahasianya
- Disamakan dengan Bintang Man City, Begini Kata Terens Puhiri
- Media Asing Sandingkan Aksi Terens Puhiri dengan Bintang Manchester City
1. Cristiano Ronaldo
Keperkasaan megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo tentunya tidak perlu dipertanyakan lagi. Meskipun usianya sudah berkepala tiga, yaitu 32 tahun, Ronaldo tetap memperlihatkan aksi ciamik kala mengolah si kulit bundar ataupun mencetak gawang lawannya.
Selain itu, kecepatan lari seorang Ronaldo juga tidak perlu diragukan lagi. Sebab, pria asal Portugal itu mampu menunjukkan aksi berlari yang gemilang.
Media Mirror (16/02/17) pernah mencatat bahwa mantan pemain Manchester United tersebut mempunyai kecepatan berlari mencapai 33,6 km per jam. Namun siapa sangka, kecepatan lari sang pemain itu dikatakan tergantung pada warna sepatu sepakbola yang dikenakan olehnya.
Dikabarkan bahwa Ronaldo tidak suka menggunakan sepatu berwarna hitam atau gelap, dan lebih cenderung mengenakan warna sepatu yang terang. Pasalnya, sang pemain merasa bahwa sepatu berwarna hitam itu membuat dirinya berlari lebih lambat sementara ia ingin merasakan berlari sangat cepat.
2. Lionel Messi
Jika memberikan penilaian mengenai kehebatan di dunia persepakbolaan, nama rival abadi Cristiano Ronaldo, yaitu Lionel Messi tentunya juga akan termasuk di dalamnya. Usianya yang kini juga sudah tidak muda lagi, yaitu 30 tahun nyatanya tidak menghalangi keperkasaan dirinya di dunia si kulit bundar.
Perolehan lima gelar Ballon d’Or tentunya menjadi pembuktian keperkasaan seorang Messi. Setiap kali berjibaku di lapangan hijau, pemain megabintang milik Barcelona itu mampu menunjukkan skill apik dalam mengolah si kulit bundar dan juga melesakkan banyak gol untuk klub ataupun Timnas Argentina.
Sang pemain itu sendiri juga sering kali memperlihatkan performa apik saat berlari, yang mana dirinya selalu menunjukkan kecepatan yang luar biasa. Menurut laporan, Messi memiliki kecepatan berlari mencapai 32,5 km per jam, hanya kalah tipis dari Ronaldo.
3. Pierre-Emerick Aubameyang
Nama Pierre-Emerick Aubameyang sebelumnya juga sempat menjadi sorotan di dunia. Pasalnya, pemain milik Borussia Dortmund tersebut juga pernah memperlihatkan aksi berlari yang membuat orang terkagum-kagum.
Bahkan, kecepatan lari yang dimilikinya itu menjadi salah satu kehebatan dan keistimewaan yang menjadi symbol diri seorang Aubameyang. Mengutip Detik.com (25/09/15), pria berusia 28 tahun tersebut dilaporkan pernah tercatat berlari sejauh 30 meter dalam waktu 3,70 detik. Itu dilakukan olehnya saat melakoni sesi latihan bersama timnya.
Bahkan, angka itu lebih istimewa lagi karena berhasil mengalahkan catatan milik Usain Bolt kala mengukir rekor berlari sejauh 100 meter di tahun 2009 lalu dengan waktu 9,58 detik. Artinya, untuk menempuh jarak 30 meter, Bolt membutuhkan waktu 3,78 detik, yang mana Aubameyang lebih cepat 0,08 detik.
Kini, pemain Timnas Gabon itu tercatat mencapai kecepatan lari hingga 34,6 km per jam, yang mana berhasil melampaui catatan kecepatan milik Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
4. Gareth Bale
Selain Ronaldo, ada pula pemain Real Madrid lainnya yang diketahui mempunyai kehebatan dalam berlari. Adalah Gareth Bale, pria berusia 28 tahun yang mampu mencatat kecepatan berlari hingga 36,9 km per jam.
Angka yang menunjukkan kecepatan lari pemain Timnas Wales itu pun sempat menjadikannya sebagai pemain tercepat di dunia. Bahkan, dirinya pernah dijuluki sebagai "Gareth Bolt" lantaran mampu menunjukkan kecepatan lari yang luar biasa, yang hamper menyamai manusia tercepat di dunia asal Jamaika, Usain Bolt.
Selain itu, kehebatannya dalam berlari juga berkali-kali turut membawa tim yang diperkuatnya meraih kemenangan. Misalnya saja saat Liga Champions musim 2010/11 lalu, ketika dirinya masih memperkuat Tottenham Hotspur.
Bale mampu menunjukkan keistimewaannya dalam berlari yang mampu mengandaskan Inter Milan di babak penyisihan Grup A pada 21 Oktober 2010 lalu. Saat itu, sang pemain mampu melewati Douglas Maicon dengan manuver yang andal dan mencetak hattrick, meskipun Spurs tetap kalah dengan skor 3-4.