Selain Pelatihnya yang Dokter Gigi, Kiper Timnas Islandia Juga Seorang Sutradara
Islandia akan menghadapi Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Minggu (14/01/18), malam nanti. Pertandingan Timnas Indonesia melawan Islandia seklaigus menjadi pertandingan perdana Skuat Garuda di GBK pasca direnovasi.
Sebelumnya skuat Islandia menyambangi Yogyakarta ketika menghadapi Timnas Indonesia Selection. Islandia berhasil menggulung Indonesia Selection dengan skor 6-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Di luar pertandingan melawan Timnas Indonesia, skuat Islandia ternyata memiliki beberapa cerita unik. Jika sebelumnya diketahui Heimir Hallgrimsson, pelatih Timnas Islandia, yang ternyata adalah seorang dokter gigi, kini ada fakta unik lainnya yang juga terungkap.
- Jelang Lawan Timnas Indonesia, Mengapa Banyak Pemain Islandia Bernama Akhir 'Son'? Ini Penjelasannya
- (GALERI FOTO) Jelang Lawan Islandia, Timnas Indonesia Jajal Rumput GBK
- Gara-gara Sampah, Ketua Umum PSSI Ingin Contoh Timnas Islandia
- Pelatih dan Kapten Timnas Islandia Terkagum-kagum dengan Stadion GBK
Tak banyak yang tahu, jika kiper Islandia, Hannes Halldorsson adalah seorang sutradara andal di Islandia. Pemain kelahiran Reykjavik, Islandia, ini bahkan sudah ditunggu sebuah studio film di Islandia jika dirinya sudah gantung sepatu nanti.
Namun sayang, sang kiper tak ikut teman-temannya yang lain bertandang ke Indonesia. Halldorsson fokus untuk mempersiapkan diri jelang Piala Dunia 2018 mendatang di Rusia.
Salah satu karya terbaiknya di bidang perfilman adalah video clip Islandia dalam ajang kontes lagu Eropa, Eurovision Song Contest di Baku, Azerbaijan, pada 2012 silam. Video itu mendapatkan apresiasi luar biasa meski lagunya hanya finis di urutan ke-20.
"Saya sebetulnya memiliki pekerjaan utama sebagai sutradara film. Profesi itu membantu saya mendapatkan penghasilan di luar sepakbola," ungkap Halldorsson, seperti dikutip Goal pada Agustus 2016 lalu.
"Saya selalu berusaha membagi waktu untuk bisa membuat dua pekerjaan saya berjalan mulus. Sutradara film merupakan pekerjaan yang menuntut, sehingga saya baru bisa berlatih setiap jam 5 sore," tutupnya.