x

Sering 'Anak Tirikan' Ezra Walian, Almere City Terbukti Merana

Selasa, 13 Maret 2018 16:44 WIB
Editor: Ivan Reinhard Manurung
Ezra Walian, pemain Indonesia di Almere City.

Dalam ajang SEA Games di Malaysia pada 2017 lalu, Timnas Indonesia U-23 harus puas hanya bisa membawa pulang medali perunggu saja. Medali emas tidak bisa skuat Garuda Pulang rebut usai kalah tipis 0-1 dari tuan rumah, Malaysia di babak semifinal.

Meski gagal meraih prestasi terbaik, sepulangnya dari Malaysia, salah satu pemain Timnas U-23, Ezra Walian mendadak jadi sorotan. Bagaimana tidak, pemain naturalisasi tersebut mendapat kontrak dari klub asal Belanda.

Ya, tepat pada 29 Agustus 2017, Almere City FC mengumumkan bahwa Ezra telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun, yang berarti pemain kelahiran 22 Oktober 1997 itu akan menjadi bagian Almere hingga 2019 mendatang.

Ezra Walian saat menandatangani kontrak bersama Almere City FC.

Keputusan Ezra yang bergabung dengan Almere tersebut pun bisa disebut sangat menguntungkannya. Pasalnya, ia tidak perlu waktu untuk beradaptasi lagi, lantaran sebelumnya ia sudah bermain di klub Belanda, Jong Ajax.

Selain terpiasa dengan kondisi alam Belanda, Ezra sendiri sudah familiar dengan kompetisi Eerste Divisie, kasta kedua sepakbola Negeri Kincir Angin, yang notabene liga yang juga diikuti Ajax ketika masih ada Ezra.

Pada beberapa pekan awal Eerste Divisie musim 2017/18 Ezra pun rutin menjadi andalan sang pelatih, Jack de Gier. Arsitek permainan kelahiran 6 Agustus 1968 itu bahkan tak pernah ragu memainkan Ezra sejak babak pertama.

Baca Juga

Akan tetapi, sejak awal Februari 2018, sosok Ezra seolah menghilang ditelah bumi. Putra pasangan Glenn Walian dan Linda Bosch itu hanya bisa melihat rekan-rekannya dari bangku cadangan.


1. Statistik Mumpuni

Ezra Walian.

Semenjak menjadi bagian Bucks Barmy Army (julukan Almere City), Ezra sudah terlibat di 16 pertandingan. Dari total penampilan itu, hanya sekali saja Ezra bermain sebagai pemain pengganti.

Kualitasnya sebagai penyerang pun bisa dikatakan tidak terlalu buruk. Ia bahkan tercatat sudah empat kali membuat kiper lawan harus rela memungut bola dari gawangnya sendiri.

Memang, sebagai penyerang koleksi gol Ezra tersebut tidak terlalu impresif. Apalagi bila dibandingkan dengan rekan satu timnya, Arsenio Valpport yang sudah mencetak 14 gol dari total 26 penampilan.

Namun, bila mengambil sudut pandang yang lebih luas, Ezra punya pengaruh yang sangat positif bagi Almere ketika tampil di lapangan hijau.

Dari total 16 penampilannya, Ezra mampu membawa Almere meraih enam kemenangan dan lima kali hasil imbang. Sedangkan sisanya harus berakhir dengan kekalahan.

Catatan tersebut membuat kehadiran Ezra sedikitnya sudah menyumbang 23 poin yang membantu Almere untuk terus bergerak ke atas di tabel klasemen Eerste Divisie 2017/18.


2. Harusnya di Puncak Klasemen

Ezra Walian kembali menjadi starter saat Almere City tahan FC Dordrecht.

Sekarang bandingkan ketika Ezra tak tampil dalam pertandingan. Sejak Februari 2018, Ezra sudah 12 kali hanya bisa menjadi penghangat bangku cadangan.

Selama itu, Almere yang sepanjang sejarahnya sudah enam kali berganti nama, lebih sering mendulang kekalahan ketimbang kemenangan.

Tercatat, di 12 pertandingan Almere yang tidak melibatkan Ezra, mereka hanya bisa meraih kemenangan dan sisanya tujuh kekalahan. Lima di antara bahkan mereka rasakan berturut-turut.

Statistik Ezra Walian di Almere City.

Akibat dari rentetan hasil buruk tersebut, Almere sudah harus rela kehilangan 21 poin. Hingga akhirnya mereka kini harus mendekam di papan tengah, atau tepatnya di peringkat 11 klasemen dengan koleksi 39 poin.

21 poin yang gagal didapatkan itu jelas sangat disayangkan. Pasalnya, bila tidak terbuang sia-sia, perolehan poin itu bisa membuat Almere menjadi pemuncak klasemen dengan 60 poin, unggul satu poin dari NEC yang baru mengoleksi 59 poin.


3. Rencana Cadangan

Ezra Walian saat melakoni laga debut bersama Almere City.

Kondisi Ezra yang mulai jarang dimainkan oleh Jack de Gier sempat mengusik rasa penasaran publik untuk mencari tahu penyebabnya. Untuk itu, INDOSPORT sempat menghubungi sang agen, Wide Putra Ananda.

Ketika dihubungi, Wide menjelaskan bahwa Ezra tidak terlalu terpengaruh dengan keputusan pelatih yang sering menaruhnya di bangku cadangan.

"Pelatih pasti punya alasan kuat untuk tidak memainkan Ezra, tapi Ezra tetap sabar dan berusaha," jelas Wide.

Saat ditanya lebih jauh terkait kemungkinan terburuk, yang akan terjadi pada Ezra, jika terus-menerus menjadi cadangan. Wide tak menyangkal jika pilihan hengkang bisa menjadi salah satu solusi.

"Kita lihat akhir musim. Bagaimana hasilnya," ujarnya.

Wide juga mengiyakan bahwa sudah ada beberapa klub di Eropa dan Asia yang menjalin komunikasi. Namun, ia belum bisa menyebut klub apa saja yang tertarik dengan penyerang berdarah Manado tersebut.

BelandaIndonesiaBola InternasionalEzra WalianAlmere City

Berita Terkini