x

Terungkap! Alasan AS Roma Menjual Salah ke Liverpool adalah…

Kamis, 29 Maret 2018 18:06 WIB
Penulis: Fery Andriawan | Editor: Abdurrahman Ranala
Mohamed Salah

Mencetak 36 gol dan 12 assists di Liverpool, AS Roma melakukan blunder besar dengan menjual satu aset terbaiknya pada musim ini, yakni Mohamed Salah. Terlebih lagi, ia memang merupakan penggawa inti di klub berjuluk Serigala Ibu Kota tersebut sebelum kembali merumput di Liga Primer Inggris.

Direktur AS Roma, Monchi juga menyesali keputusannya dan pihak klub ketika memilih menjual pemain berharganya tersebut. Tapi, menurutnya, hal tersebut merupakan persetujuan dari semua pihak demi menyelamatkan klub ibu Kota Italia tersebut.

Baca Juga

1. Menyesal Menjual Salah

AS Roma resmi datangkan Monchi.

Mohamed Salah dijual dengan harga yang terbilang cukup murah, yakni sebesar 40 juta euro atau sekitar 700 miliar rupiah. Angka tersebut adalah kesalahan karena pemain dengan talenta luar biasa sepertinya harus laku lebih mahal dua sampai tiga kali lipat.

Namun, Monchi mengatakan jika penjualan Salah terjadi demi menyelamatkan phiak klub dari FFP atau Financial Fair Play yang telah ditetapkan oleh badan sepakbola besar dunia atau FIFA. Hingga saat ini, sang direktur masih sedikit ‘kecewa’ ketika melihat penampilan mantan pemainnya tersebut.


2. Laku Lebih Mahal

Mohamed Salah mencoba melepaskan tendangan ke gawang Porto.

Monchi rela menjual Salah namun ia sedikit gusar dengan nilai yang terlalu rendah. Hal tersebut terjadi karena transfer pesepakbola asal Mesir dilakukan sebelum adanya ‘Neymar’s Effect’ atau inflasi harga gila-gilaan pemain.

“Untuk semua yang menanyakan masalah penjualan Salah, hal itu diambil oleh kebijakan klub demi menghindari FFP. Selain itu, harganya yang terlalu murah dikarenakan transfer sang pemain terjadi sebelum Neymar pindah ke Paris Saint-Germain dari Barcelona,” kata Monchi ketika wawancara bersama surat kabar lokal.


3. Sukses Besar di Liverpool

Mohamed Salah ketika ingin menenddang bola.

“Sangat penting untuk melihatnya  (Salah) terus berkembang di liga yang sebelumnya ia gagal tapaki ketika masih membela Chelsea. Kini, ia berada di tim yang lebih baik bersama dengan pelatih dan para pemain yang mempercayainya secara penuh,” lanjut Monchi.

Musim ini, Mohamed Salah memang menjadi pemain yang paling fantastis. Pesepakbola berusia 25 tahun mempimpin sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Primer Inggris dengan 28 gol dari 30 pertandingan. Ia juga baru saja masuk ke buku rekor klub sebagai pemain paling produktif di musim perdana.

Bursa TransferLiverpoolChelseaAS RomaMohamed SalahLiga Italia

Berita Terkini