x

Seperti 10 Tahun Lebih Muda, Rahasia Performa Fantastis Ronaldo di Usia Tak Lagi Muda

Senin, 9 April 2018 15:44 WIB
Editor: Gerry Crisandy
Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo sudah bukan lagi seorang pesepakbola di masa-masa puncaknya -- ia telah berusia 33 tahun, usia di mana seorang atlet biasanya mengalami penurunan dalam fungsi tubuhnya di atas lapangan.

Ia berada di kisaran umur di mana seorang olahragawan, di lapangan hijau khususnya, memikirkan bagaimana ia akan menutup kariernya.

Tapi tidak bagi Ronaldo. Megabintang Real Madrid ini mencetak gol-demi-gol, pertandingan-ke-pertandingan, dari pekan-ke-pekan. 

Baca Juga

1. Menua Seperti Wine

Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-650 dalam kariernya di Derby Madrid.

Di laga bertajuk Derby Madrid melawan Atletico, Cristiano Ronaldo mencatatkan gol ke-650 dalam kariernya.

Golnya tersebut juga merupakan gol ke-20 yang disarangkannya dalam 10 pertandingan, di mana ia juga mencetak gol di tiap laga -- sebuah pencapaian tersendiri lainnya.

Dari 650 golnya tersebut, ia mencatatkan 446 gol untuk Los Blancos, 118 saat berseragam Manchester United, lima untuk Sportling Lisbon dan 81 lainnya saat membela negaranya, Portugal.

Statistik di atas menimbulkan satu pertanyaan. Bagaimana Cristiano Ronaldo terus mencetak gol di usianya yang tak lagi 'prima'?

Data berikut akan mengejutkan, sekaligus membuat pembaca berdecak kagum dengan pemain bernomor punggung #7 ini.


2. Kondisi Fisik, Rahasianya

Kondisi fisik Ronaldo yang berada di atas rata-rata pemain lainnya menjadi alasan kesuksesannya di usia yang tak lagi muda.

Menurut data fisik pemain, yang diambil dari tim pelatih Real Madrid, rahasia performa fantastis Ronaldo di usianya saat ini adalah tubuhnya. Ronaldo dinilai memiliki kondisi tubuh seseorang di usia 23 tahun.

Dikutip dari AS, ia hanya memiliki 7% lemak di tubuhnya. Untuk perbandingan, pemain-pemain normal biasanya memiliki 10 hingga 11%.

Bukan hanya itu, massa ototnya mencapai 50%, yang lagi-lagi unggul dibandingkan rata-rata pemain yang kerap tidak melebihi 46%.

Kondisi fisiknya ini memberikannya kemampuan atletis yang superior dibandigkan pemain-pemain lawan, termasuk dalam hal lompatan, seperti yang ditunjukkannya saat mencetak gol bersejarah saat melawan Juventus.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, juga memiliki peran penting dalam performa Ronaldo saat ini.


3. Peran Zidane

Zidane memiliki peran penting dalam langgengnya karier Ronaldo di atas lapangan.

Pelatih asal Prancis ini memberikan Ronaldo saran untuk 'memperpanjang' kariernya di atas lapangan -- dan sepertinya hal tersebut terbayarkan.

Dikutip dari media Prancis, L'Equipe, Zidane meyakinkan Ronaldo bahwa di harus menyimpan dirinya sendiri untuk bagian-bagian penting dalam satu musim -- terutama di titik sekarang dalam kiprahnya.

Ronaldo pun tidak lagi bermain di tiap-tiap pertandingan Real Madrid. Di musim lalu misalnya, ia diistirahatkan di sebagian besar pertandingan Copa del Rey dan beberapa pertandingan liga tertentu. 

Seperti halnya musim lalu, musim ini Ronaldo bahkan tidak diturunkan di satu pun laga Copa del Rey. Pemenang lima penghargaan Ballon d'Or ini pun absen di pertandingan-pertandingan liga, beberapa di antaranya saat melawan Las Palmas, Leganes dan Espanyol.

Kesabarannya pun berbuah manis -- di bagian kritikal musim di mana Real Madrid berada di perempatfinal Liga Champions Eropa, Ronaldo terus menjadi momok bagi pertahanan lawan.

Real MadridCristiano RonaldoZinedine ZidaneLaLiga SpanyolLiga Spanyol

Berita Terkini