Ini Kata Bojan Malisic Soal Kemungkinan Persib Menggunakan Rantis Saat Dijamu Persija
Rombongan tim Persib Bandung kemungkinan besar akan menggunakan kendaraan taktis (rantis) barracuda menuju Stadion saat menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018.Â
Kendaraan tersebut sering digunakan Persib maupun Persija saat melakoni pertandingan tandang, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, tensi pertandingan yang mempertemukan kedua kesebelasan ini selalu berlangsung panas.Â
1. Komentar Bojan Malisic
Pemain belakang Persib, Bojan Malisic, menuturkan, menggunakan rantis menuju Stadion untuk melakoni pertandingan merupakan pengalaman baru baginya. Karena, hal tersebut sebelumnya belum pernah dirasakan olehnya.
Mali, sapaan akrabnya, pertama kali naik rantis saat Persib menghadapi Arema FC di laga tandang Liga 1 2018. Ia mengaku tidak mempermasalahkan jika kembali menggunakan kendaraan tersebut saat tandang ke markas tim berjuluk Macan Kemayoran.
"Tentunya di Serbia ada barracuda tapi tidak digunakan seperti di sini (ke Stadion). Tapi itu bagus saya suka, jika kita pilih naik barracuda, tapi memang agak sedikit panas ketika di dalamnya," ucap Mali, Rabu (25/04/2018).
2. Malisic Turut Menikmatinya
Pemain yang ditunjuk sebagai kapten pada dua pertandingan terakhir Persib ini menambahkan, menggunakan rantis saat melakoni laga tertentu merupakan pilihan yang tepat. Karena, demi keamanan dan kenyamanan pemain.
Sebelumnya, saat menghadapi Arema FC, pertandingan harus terhenti di masa injury time, karena terjadi kericuhan setelah penonton masuk ke dalam Stadion.
"Barracuda bisa menyelamatkan hidup kita, tapi pertama saya bertemu dalam suatu pertandingan itu gila tapi inilah Indonesia saya suka itu," jelasnya.
3. Terancam Diundur
Pertandingan Persib menghadapi Persija rencanannya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (28/04/18). Namun, laga tersebut terancam mundur dari jadwal yang sudah ditentukan.
Kemungkinan mundurnya jadwal pertandingan pekan keenam ini bukan tanpa alasan, pasalnya laga tersebut berdekatan dengan hari Buruh Internasional atau May Day sehingga pihak kepolisian masih berharap laga tersebut mundur.