Pemerintah Moskow Batasi Penjualan Alkohol di Piala Dunia
Pemerintah kota Moskow akan membatasi penjualan alkohol dalam pagelaran Piala Dunia Rusia 2018 yang akan berlangsung dari 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Pemberlakuan larangan akan dimulai pada sehari sebelum dan sesudah ajang akbar tersebut berlangsung.
Dilansir dari The Moscow Times, dua belas pertandingan akan dimainkan di Moskow termasuk pertandingan pembuka antara tuan rumah melawan Arab Saudi.
1. Izinkan Alkohol di Stadion
Wakil perdana menteri Rusia, Dmitry Rogozin sebelumnya telah mengatakan bahwa negara tuan rumah akan mengizinkan penjualan bir di stadion dan zona penggemar selama Piala Dunia 2018 berlangsung
Selain itu, para fans juga diizinkan untuk membawa kokain, marijuana, dan bahkan heroin ke stadion untuk tujuan kesehatan. Syaratnya penggemar tersebut harus mempunyai dokumen medis yang mendukung.
2. Perketat Larangan
Kepala kantor regional dari departemen keamanan regional Moskow, Kirill Malyshkin menegaskan meskipun telah diberi lampu hijau oleh pemerintah Rusia untuk penjualan minuman secara bebas namun pemerintah lokal memiliki aturan sendiri.
Pemerintah hanya mengizinkan alkohol dijajakan pada zona fans FIFA. Di luar hal tersebut, larangan penjualan alkohol akan berlaku.
"Badan-badan eksekutif telah menetapkan batas-batas di mana penjualan dan konsumsi alkohol akan dilarang termasuk atutan ketika menghadiri pertandingan," ujar Malyshkin
3. Dua Stadion
Di Ibu Kota negara yang memiliki populasi lebih dari 12 juta penduduk ini, akan ada dua stadion yang menjadi tempat pertandingan Piala Dunia.
Stadion pertama adalah Luzhniki, yang menjadi tempat tujuh pertandingan termasuk pertandingan pembukaan dan final. Stadion ini dapat menampung sekitar 81 ribu orang penonton. Sedangkan stadion kedua adalah Spartak, yang akan menjadi tuan rumah untuk lima pertandingan, termasuk satu pertandingan babak 16 besar.