Nainggolan Gagal, Bintang Keturunan Indonesia Buka Peluang Main di Piala Dunia 2018
Bintang AS Roma berdarah Batak Radja Nainggolan telah memastikan dirinya tidak tampil bersama skuat Belgia dalam perhelatan Piala Dunia 2018 pada pertengahan Mei ini.
Kabar ketidakikutsertaannya tersebut tentu saja membuat beberapa kalangan kecewa, terutama bagi masyarakat Indonesia. Namun rupanya Tanah Air masih punya harapan di Piala Dunia 2018.
- Tersingkir dari Belgia, Bakat Muda Tanah Air Minta Radja Nainggolan Bela Timnas Indonesia
- Derby Suramadu, Persebaya Berhasrat Curi Poin di Kandang Madura United
- Bukan Ezechiel, Gomez Ungkap Sosok Pemain Persib yang Buat PSM Frustrasi
- Dicoret Timnas Belgia, Nainggolan Nyinyir karena Gagal ke Piala Dunia 2018
1. Sosok Masimo Luongo
Pemain tersebut adalah gelandang timnas Australia berdarah Indonesia, Masimo Luongo. Ia punya harapan yang cukup besar untuk menjejakkan kaki di ajang Piala Dunia 2018 nanti di Rusia.
Luongo sendiri pada musim ini dikenal sebagai salah satu pemain yang dimiliki oleh klub kasta kedua Liga Inggris, Queens Park Ranger. Penampilannya yang cukup gemilang membuat dirinya ditarik untuk memperkuat timnas berjuluk Socceroos tersebut.
2. Keturunan Nusa Tenggara Barat
Tak banyak tahu, nama pemain keturunan Indonesia ini mencuat usai dirinya memperkuat Timnas Australia kala Piala Dunia 2014 lalu di Brasil.
Dilansir dari Telegraph Australia, ia mengungkapkan betapa bangganya ia pada Indonesia karena rupanya ia merupakan keturunan dari Sultan Kerajaan Bima dan Dompu di Pulau Sumbawa, AA Siradjudin.
Meski berpaspor Australia, Luongo sendiri pemain berdarah Indonesia dan Italia. Darah asli Indonesia datang dari sang ibu bernama Ira, sedangkan sang ayah berasal dari Italia bernama Mario.
3. Saingi Pemain Liga Primer Inggris
Massimo Luongo sendiri harus bersaing dengan kapten timnas Australia Mile Jedinak, dan gelandang Huddersfield Town Aaron Mooy untuk mampu mendapatkan kesempatan mengisi lini tengah Negeri Kanguru.
Jika melihat riwayat Massimo Luongo di timnas Australia, tampaknya besar kesempatan yang dapat dimiliki oleh pemain jebolan akademi Tottenham Hotspur tersebut untuk dibawa sang pelatih, Bert Van Martwijk ke Rusia.