Kroos: Liverpool Akan Bermain seperti Binatang!
Playmaker Real Madrid, Toni Kroos telah mengklaim bahwa ia sadar dengan kekuatan yang dimiliki oleh Liverpool yang akan timnya hadapi di final Liga Champions di Kiev, Minggu (27/05/18) mendatang. Pemain asal Jerman itu bahkan menggambarkan tim besutan Jurgen Klopp sebagai 11 hewan yang akan sulit ditaklukan.
- Marcelo Ungkap 2 Hal yang Bakal Terjadi Usai Final Liga Champions
- Ancaman Teror Hantui Final Liga Champions
- Rahasia Ronaldo untuk 'Bantai' Liverpool di Final Liga Champions
- Jelang Final Liga Champions, Firmino Tebar Psywar untuk Real Madrid
- Jelang Final Liga Champions, Klopp Sanjung Zidane Setinggi Langit
1. Sulit Melawan Tim Asuhan Klopp
Dilansir dari Sportsmole, The Reds datang dari tim underdog yang akhirnya menjelma menjadi salah satu tim terbaik di Eropa. Namun Kroos mengatakan permainan ini tak akan mudah, karena ia tahu betapa sulitnya untuk melawan strategi yang diberikan pelatih sang lawan, Jurgen Klopp.
Selama masih berstatus pemain Bayern Munchen, ia sering menghadapi Borussia Dortmund yang saat itu berada dibawah asuhan Klopp.
"Saat masih bermain di Munchen, saya akui bahwa tim selalu memiliki banyak masalah ketika berhadapan dengan Dortmund,” ujarnya.
2. Sulit Dihentikan
Kroos mengakui Liverpool memiliki tipe permainan yang agresif di mana pemain-pemain di lini depan bermain sangat cepat.
"Liverpool selalu agresif dan akan memberi Anda banyak tekanan selama 90 menit. Mereka sangat termotivasi. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami tetapi kami percaya diri bisa menghentikan mereka dan berpeluang untuk menang,” tegas Kroos.
3. Bermain Seperti Binatang
Untuk menggambarkan keganasan Liverpool di lapangan, Kroos menganalogikan semua pemainnya seperti binatang.
"Mereka akan menjadi 11 binatang. Kami mungkin lebih baik pada penguasaan bola tetapi mereka akan menempatkan kami di bawah tekanan selama 90 menit dan akan mencapai 100% atau bahkan lebih," tambahnya.
Madrid akan berusaha membawa pulang trofi Liga Champions selama tiga musim berturut-turut. Sementara Liverpool tentu akan mengejar trofi mereka yang keenam kalinya.