Jelang Piala Dunia 2018, Kapten Kroasia Dituding Beri Kesaksian Palsu
Seminggu menjelang Piala Dunia 2018, Timnas Kroasia mendapatkan kabar buruk. Pasalnya sang kapten, Luka Modric dituding memberikan keterangan palsu dalam pemeriksaan korupsi yang melibatkan tokoh besar dalam sepakbola Kroasia, Zdravko Mamic.
1. Tersandung Kasus Korupsi
Dilansir dari This Day Live, Mamic dijatuhi hukuman enam setengah tahun penjara karena tersandung dalam kasus korupsi. Mamic dan tiga orang lainnya dituduh melakukan korupsi, karena diduga menggelapkan dana hasil penjualan pemain yang merugikan Dinamo Zagreb dan negara. Pada malam divonis, ia melarikan diri melintasi perbatasan ke Bosnia.
2. Bersaksi Palsu
Di antara mantan pemain Dinamo Zageb yang pernah bersaksi dalam persidangan, Modric adalah salah satu pemain yang diduga membuat pernyataan palsu ketika ditanya tentang transfernya ke Tottenham Hotspur pada 2008.
Namun kasus ini tidak akan mempengaruhi peran Modric di Piala Dunia meskipun kemungkinan kasus ini akan mempengaruhi mentalnya. Hingga berita ini ditulis, Modric belum memberi tanggapan apapun.
3. Bantah Tuduhan
Kasus korupsi ini bukan hanya menimpa Zradvko Mamic namun juga saudaranya Zoran Mamic, mantan direktur klub Damir Vrbanovic, dan inspektur pajak Milan Pernar. Selama bertahun-tahun penggemar menuduh Mamic cs telah menggunakan klub kesayangan mereka untuk korupsi serta menghindari pajak.
Tak satu pun dari terdakwa berada di pengadilan untuk mendengar putusan. Tetapi mereka semua telah membantah tuduhan itu dan memiliki hak untuk mengajukan banding.
Berikut Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2018:
Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA