x

Jelang Piala Dunia 2018, Salah Temui Politisi Kontroversial Rusia

Rabu, 13 Juni 2018 13:58 WIB
Penulis: Josephine Krisna Dewi Prawesti | Editor:
Ramzan Kadyrov dan Mohamed Salah bergandengan tangan di Akhmed Stadion

Striker timnas Mesir, Mohamed Salah, bertemu dengan pemimpin wilayah Chechnya di Rusia, Ramzan Kadyrov, sebelum Piala Dunia 2018 Rusia. Mohamed Salah kini sudah berada Rusia jelang pertandingan pembuka mereka melawan Uruguay yang akan berlangsung hari Jumat (15/06/2018).

Berada di Rusia, Salah juga menyempatkan diri  bertemu dengan politisi kontroversial negara tersebut yakni Ramzan Kadyrov.

Baca Juga

1. Ramzan Kadyrov dan Politisasi Sepakbola

Ramzan Kadyrov di Liga Rusia

Sebuah negara kecil yang masuk dalam konstituen Republik Federasi Rusia bernama Chechnya, pernah merasakan pilu dan pahitnya hidup ditengah perang demi sebuah kemerdekaan. Hingga hari ini mereka tidak sepenuhnya merdeka karena masih di bawah pemerintahan Rusia. 

Ramzan Kadyrov adalah Presiden Chechnya yang ditunjuk oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Namun hubungan baik dengan Rusia membuat rakyatnya tidak menyukainya karena belum mewujudkan kemerdekaan. 

Selama memerintah, ia juga mengesahkan poligami di Republik Chechnya dan merupakan pemimpin negara anti homoseksual. Sedangkan dalam sektor Olahraga, ia menggunakan sepakbola sebagai alat politik. Media asing meyakini ada praktik dana kotor dibalik setiap pertandingan yang ia selenggarakan. 

Kadyrov yang punya pengaruh terhadap Liga Rusia juga terkenal dengan pemecatan sejumlah pelatih klub di Rusia dan Chechnya tanpa alasan yang jelas. 


2. Sambutan Mohamed Salah Tuai Kontroversi

Ramzan Kadyrov dan Mohamed Salah

Kini Mohamed Salah sebagai pesepakbola yang melejit di Liga Primer Inggris musim 2017/18 telah disambut oleh politisi kontroversial tersebut. Sebelum bertanding dengan Uruguay pada hari Jumat mendatang, ia diperkenalkan pada stadion Akhmat Arena. Stadion itu akan digunakan timnas Mesir untuk berlatih jelang laga pembuka Piala Dunia 2018. 

Namun penyambutan itu dinilai buruk oleh sejumlah kalangan, termasuk aktivis HAM Uni Soviet, Rachel Denber.

"Dia adaalah yang mencoba memanfaatkan Chechnya sebagai tim yang berbasis politik guna mendongkrak profilnya. Saya yakin 100 persen," kata Rachel Denber, Wakil Direktur Human Rights Watch untuk Eropa dan Asia Tengah.

"Dia telah menjadi sorotan, ia senang. Dia memiliki pengaruh dalam kekejaman yang terjadi di Chechnya. Dia telah berusaha menghapus segala bentuk advokasi politik atau upaya Hak Asasi Manusia," tambahnya.


3. Mohamed Salah Pesepakbola Terbaik di Dunia

Mohamed Salah di Akhmed Stadion

Kadyrov yang tertangkap kamera di sekitar lapangan bersama Mohamed Salah dan menggenggam tangannya, mengakui bahwa Pria kelahiran Mesir itu adalah yang terbaik di dunia. 

"Mohamed Salah adalah pesepakbola terbaik di dunia, dan orang yang sempurna secara keseluruhan," kata Kadyrov. 

Berikut jadwal lengkap siaran langsung Piala Dunia 2018:

Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA

Piala DuniaMohamed SalahPiala Dunia 2018MesirBola InternasionalSerba-Serbi Piala Dunia 2018

Berita Terkini