x

6 Fakta Hubungan Indonesia dan Piala Dunia

Kamis, 14 Juni 2018 16:51 WIB
Editor: Isman Fadil

Turnamen akbar sepakbola Piala Dunia 2018 akan digelar, tepatnya di Rusia yang akan berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Sayangnya, Indonesia kembali hanya jadi penonton di Piala Dunia tahun ini. Pasalnya, Indonesia gagal mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2018 lantaran saat itu PSSI selaku induk organisasi sepakbola Indonesia masih terkena sanksi dari FIFA.

Meski begitu, Indonesia masih meninggalkan jejak tersisa di turnamen terakbar empat tahunan tersebut. Berikut INDOSPORT mengulas singkat lima fakta hubungan Indonesia dan Piala Dunia.

Baca Juga

1. 1. Wakil Asia Pertama di Piala Dunia

Timnas Indonesia Pada Piala Dunia 1938.

Tahun 1938 merupakan pertama kalinya Indonesia mengikuti Piala Dunia. Keikutsertaan itu menjadi yang pertama bagi Indonesia hingga sekarang.

Hindia Belanda adalah nama yang dipakai ketika mengikuti ajang Piala Dunia 1938. Tidak mengherankan memang karena Indonesia masih berada di bawah kolonial Belanda dan baru merdeka tujuh tahun kemudian.

Di babak awal Indonesia berhadapan dengan negara tangguh kala itu, Hungaria. Namun sayang, pada pertandingan yang berlangsung di Velodrome Municipale kota Reims disaksikan oleh 9.000 penonton berdasarkan catatan FIFA, Indonesia digulung Hungaria dengan skor telak, 0-6.


2. 2. Penampilan Indonesia di Piala Dunia 1938 Dipuji Media Prancis

Skuat Hindia Belanda tampil di Piala Dunia 1938.

Indonesia memang kalah 0-6 dari Hungaria, namun siapa sangka gaya permainan Indonesia pada waktu itu dipuji oleh media Prancis.

"Gaya menggiring bola pemain depan Tim Hindia Belanda sungguh brilian," ungkap koran Perancis L'Equipe dalam laporan edisi 6 Juni 1938.

Media itu juga menyoroti kelemahan Timnas Indonesia. "Tapi pertahanannya amburadul, karena tak ada penjagaan ketat," tambahan laporan koran Perancis L'Equipe.


3. 3. Koin Indonesia di Piala Dunia 1974

Franz Beckenbauer dan koin Indonesia Piala Dunia pada tahun 1974.

Piala Dunia 1974 mungkin tak akan terlupakan bagi Indonesia. Meski Timnas Indonesia tidak ikut andil, namun nama Indonesia menggema seantero dunia.

Bagaimana tidak? Koin yang digunakan wasit asal Inggris, Jack Taylor untuk menentukan tim mana yang pertama kali memegang bola adalah buatan Bank Indonesia. 

Ketika itu, koin tersebut digunakan untuk menentukan pilihan kedua tim yang bertanding saat itu, yakni Jerman Barat kontra Belanda.

Dikutip dari The Guardian, koin buatan Bank Indonesia tersebut merupakan pecahan Rp2.000. Koin tersebut bergambar harimau Jawa dan di lain sisi bergambar Garuda Pancasila.

Koin tersebut dibuat dan digunakan atas kerja sama Bank Indonesia dengan Lembaga Konservasi Dunia (IUCN) serta Lembaga Konservasi Alam (WWF). Koin itu hanya tersedia tiga buah, dan dana penjualannya digunakan untuk penyelamatan hewan langka di Indonesia.

Jack Taylor menjadi salah satu pemegang koin tersebut mengatakan, kapten Timnas Jerman Barat kala itu, Franz Beckenbauer merasa penasaran koin tersebut buatan negara mana. Pertanyaan Der Kaizer itu hanya dibalas Taylor dengan senyuman.


4. 4. Pemain Berdarah Indonesia di Piala Dunia

Pemain keturunan Indonesia, Massimo Luongo resmi dibawa Timnas Australia ke Piala Dunia 2018.

Beberapa pemain beken yang tampil di Piala Dunia mempunyai darah Indonesia. Nigel De Jong, Denny Landzaat, dan Giovanni van Bronckhorst adalah beberapa nama keturunan Indonesia yang pernah mencicipi Piala Dunia.

Bahkan, Van Bronckhorst didapuk menjadi kapten Timnas Belanda di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Teranyar, pemain keturunan Indonesia yang bermain di Piala Dunia 2018 adalah Massimi Luongo yang memperkuat Timnas Australia.


5. 5. Jebolan Piala Dunia yang Bermain di Indonesia

Michael Essien resmi berpisah dengan Persib Bandung.

Bicara soal kualitas kompetisi profesional kasta tertinggi Indonesia belum sehebat Jepang atau mungkin Korea Selatan, yang dianggap memiliki kompetisi terbaik selevel Eropa dari kawasan Asia. 

Walau begitu Indonesia boleh berbangga di tengah keterbatasannya, Liga Indonesia jadi gulali bagi sejumlah pemain top yang pernah mentas di Piala Dunia.

Setidaknya, ada delapan pemain berlabel Piala Dunia yang pernah mencicipi kerasnya Liga Indonesia. Mereka di antaranya adalah Roger Milla, Emmanuel Maboang Kessack, Jules Onana dan Pierre Njanka (Kamerun), Mario Kempes (Argentina), Natsja Ceh (Slovenia), Ivan Bosjnak (Kroasia), dan Michael Essien (Ghana).


6. 6. Ambisi Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Trofi Piala Dunia.

Indonesia pernah mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Saat itu, Indonesia adalah salah satu dari empat negara Asia yang mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia di Asia untuk kedua kalinya setelah Korea-Jepang 2002.

Namun FIFA menonlak pencalonan Indonesia karena kurangnya dukungan dari pemerintah. Sejatinya ada dua syarat penting yang harus menjadi tuan rumah Piala Dunia yakni dukungan dari pemerintah dan masyarakat.

Meski begitu, Indonesia tetap berambisi menjadi tuan rumah Piala Dunia, yakni pada tahun 2034. Beberapa upaya sedang dilakukan, antara lain dengan menggalang dukungan tuan rumah bersama negara-negara ASEAN.

Berikut jadwal siaran langsung pertandingan Piala Dunia 2018:

Ikuti terus berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA

Piala DuniaPiala Dunia 2018Bola InternasionalSerba-Serbi Piala Dunia 2018Listicle Piala Dunia 2018TRIVIA

Berita Terkini