5 Pesepakbola yang Tersandung Pakai Doping di Piala Dunia
Kompetisi Piala Dunia 2018 semakin dekat menyapa masyarakat dunia. Bagaimana tidak, pagelaran empat tahunan ini akan berlangsung sesuai jadwal pada 14 Juni hingga 15 Juli.
Tentu saja para atlet sepakbola ini telah mempersiapkan diri guna menghadapi pertandingan yang dimainkan selama satu bulan penuh. Latihan untuk daya tahan tubuh dan asupan bernutrisi tidak boleh putus.
Setiap stamina pemain tentu saja hampir sama. Lantaran mereka digembleng dengan sesuai aturan yang berlaku. Sehingga para pemain mampu bermain selama 90 menit penuh, walaupun rentang istirahat sebentar.
Akan tetapi ada saja pesepakbola yang memiliki fisik dan stamina yang lebih prima dari rekan-rekannya. Bahkan sang pemain terlihat tak ada capainya ketika waktu rehat sempit dan pertandingan sedang padat-padatnya.
Melihat kejadian tersebut ada saja orang yang menuduh si pesepakbola ini menggunakan doping atau obat peningkat performa. Padahal belum tentu sang pemain menggunakan hal terlarang itu.
Oleh sebab itu INDOSPORT coba merangkum beberapa atlet pesepakbola yang dituduh menggunakan doping kala mentas di Piala Dunia.
1. Roberto Carlos
Bek kiri andalan Tim Nasional Brasil Roberto Carlos juga sempat dituduh menggunakan doping kala bermain di Piala Dunia 2002 lalu. Tuduhan untuk Carlos datang dari sebuah film dokumenter Jerman.
Dalam film tersebut menampilkan seorang dokter asal Jerman yang memberikan kesaksian untuk Carlos yang menggunakan doping. Akan tetapi legenda Brasil itu membantahnya.
"Saya sangat membantah tuduhan yang tidak bertanggung jawab oleh stasiun televisi Jerman. Saya tegaskan kalau tidak pernah menggunakan doping apapun untuk keuntungan Brasil," jelas Carlos dilansir Marca.
Hingga saat ini tuduhan tersebut tak terbukti secara pasti. Bahkan beritanya menguap begitu saja tanpa ada kejelasan yang mutlak.
2. Diego Maradona
Pada Piala Dunia 1994 silam, legenda sepakbola dunia Diego Armando Maradona dituduh menggunakan doping kala Argentina bersua Nigeria di babak grup.
Laporan itu muncul karena ada kejanggalan dari gaya bermain Maradona. Lalu mantan pemain Napoli itu diminta langsung melakukan tes doping setelah bermain hebat dalam laga tersebut.
Hasil dari tes tersebut menunjukkan kalau Maradona positif menggunakan doping sehingga dirinya langsung dipulangkan ke kampung halamannya.
Maradona pun langsung melawan usai tak terima. Dirinya menyebutkan kalau Presiden AFA Julio Grandona sebenarnya tahu aksi doping di awal 90-an itu.
3. Pemain Kosta Rika
Kala Piala Dunia 2014 lalu Kosta Rika tampil impresif karena mampu menahan imbang Inggris, lalu mengandaskan Uruguay dan Italia. Bermain sangat gemilang membuat FIFA mencium adanya kejanggalan.
Pasca menundukkan Italia, FIFA langsung melakukan sidak ke tujuh pemain Kosta Rika dan dua pemain Negeri Pizza itu. Akan tetapi tuduhan yang dilakukan FIFA ke Kosta Rika tak terbukti.
"Pelayanan medis FIFA mengatakan bahwa para pemain Kosta Rika semua bersih dan tidak ada hasil positif (doping)," bunyi pernyataan Federasi Sepakbola Kosta Rika.
Usai tuduhannya ini gagal FIFA banyak mendapatkan kritik, termasuk legenda Argentina Diego Armando Maradona. Dirinya menilai kalau FIFA tak menghargai perjuangan pelatih Kosta Rika sejauh ini.
4. Delapan Pesepakbola Top
Pada Piala Dunia 2010 lalu hacker asal Rusia Fanzy Bears membocorkan delapan pemain yang tersandung kasus doping. Mereka adalah Carlos Tevez, Gabriel Heinze, Dirk Kuyt, Mario Gomez, Mauro Camoranesi, Diego Milito, Sebastian Veron, Walter Samuel, hingga Vincenzo Iaquinta.
Delapan pemmain top pada masanya itu tersandung kasus therapeutic use exemptions (TUEs). Insiden ini membuat para pesepakbola diperboehkan menggunakan obat yang dilarang secara legal sesuai arahan dokter.
Namun nyatanya kasus tersebut bak seperti kabar burung. Sebab FIFA tak mengambil tindakan pasti. Apalagi delapan pemain itu bisa bermain di Piala Dunia 2010 lalu.
5. Pemain Timnas Wanita Korut
Tidak hanya kaum adam saja yang tersandung kasus doping di dunia sepakbola. Kaum hawa juga pernah terciduk akan tindakan kurang terpuji ini.
Hal itu terjadi di Piala Dunia Wanita 2011 lalu yang berlangsung di Jerman. Lima pemain wanita Korea Utara dinyatakan positif dari hasil tes anabolik steroid.
Awalnya Song Jong-Sun dan Jong Pok-Sim resmi doping sebelum laga final grup melawan Kolombia. Lalu FIFA 'menggeledah' seluruh pemain Korea Utara dan ditemukan tiga pemain lainnya atas hal serupa.
Kabar terakhir menyebutkan kalau kasus tersebut telah dibawa ke dewan disiplin FIFA. Jika terbukti melakukan doping, para pemain bisa dikenakan hukuman larangan dua tahun merumput.
Lalu bagaimana Piala Dunia 2018 nanti? Apakah ada pemain top dunia yang terciduk menggunakan doping? Mari kita saksikan saja bersama.
Berikut jadwal lengkap siaran langsung Piala Dunia 2018 hari ini, Minggu (24/06/18):
Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA