Soal Kasus Jakmania Tewas, Bos Persija: Harus Proporsional
INDOSPORT.COM - Lagi, sepakbola nasional memakan korban, pertandingan antara Persija Jakarta vs Persib Bandung, menyimpan sebuah cerita pilu.
Salah seorang suporter Jakmania ditemukan tewas usai mendapatkan luka di kepala akibat pengeroyokan oleh oknum suporter Persib Bandung.
Insiden yang yang terjadi sebelum pertandingan itu terjadi saat oknum-oknum tersebut tengah melakukan sweeping mengecek apakah ada suporter Persija yang datang ke stadion atau tidak. Malang, Haringga Sirila, tertangkap basah diidentifikasi sebagai Jakmania.
Pengeroyokan pun tak terhindarkan meski sang korban sempat meminta pertolongan dari pedangang bakso yang tengah mangkal di sekitaran stadion. Tindakan biadab itu telah mengundang berbagai pihak mengutuk habis-habisan.
Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga sudah mengambil tindakan cepat guna menanggulangi masalah itu. Tak hanya itu, kepolisian juga sudah menahan beberapa orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Tindakan yang diambil oleh berbagai kalangan sudah dilontarkan, tapi bagi Direktur Persija, Gede Widiade meminta segala bentuk penanganan itu harus dilakukan secara proporsional.
“Saya apresiasi tindakan cepat yang diambil BOPI dan Menpora, tapi harus secara proporsional. Maksudnya proporsional itu, jangan sampai ada tikus di lumbung, lalu lumbungnya yang dibakar, kan percuma,” ujar Gede saat dijumpai wartawan itu.
“Jadi saya pikir rakyat Indonesia itu orang pinter, diidentifikasi dulu siapa yang teledor. Siapa yang tidak melakukan sesuai regulasi yang ada, baru diberi hukuman,” lanjut pria kelahiran Bali itu.
Solusi dari sebuah masalah yang ditimbulkan dari suatu peristiwa besar memang perlu didalami dan dicari jalan keluarnya dengan hati-hati, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia dan Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT