x

Starting XI Kombinasi Arsenal vs Liverpool di Musim Ini

Sabtu, 3 November 2018 19:47 WIB
Editor:
Pertandingan Arsenal vs Liverpool.

INDOSPORT.COM - Sebuah laga bertajuk bigmatch tersaji di pekan kesebelas dalam ajang sepak bola Premier League inggris. Pertandingan sengit nan ketat tersebut adalah Arsenal vs Liverpool yang akan berlangsung di Stadion Emirates.

Dalam beberapa tahun terakhir, laga antara Arsenal dengan Liverpool selalu berakhir dengan hujan gol. Dalam lima pertemuan terakhir saja, telah tercipta 27 gol yang artinya di setiap pertandingannya akan tersaji setidaknya 5 gol.

Baca Juga

Kedua tim memang bertabur bintang terutama di sektor penyerangannya yang sangat mengerikan dan berbahaya. Lalu bagaimana jadinya jika sebagian kedua tim yang memiliki lini serang berbahaya ini digabungkan menjadi satu skuat?

Siapa saja yang berhak menghuni tim super itu? Apapun itu, formasi yang sangat menyerang tampaknya akan sangat cocok untuk tim itu guna mengakomodasi daya ledak yang dimiliki oleh Arsenal maupun Liverpool.

Maka dari itu formasi 4-2-1-3 akan dipilih karena merupakan formasi yang sangat menyerang. Berikut ini adalah Starting XI Kombinasi Arsenal dan Liverpool versi INDOSPORT.

Baca Juga

Penjaga Gawang

Persaingan di posisi ini sangat sengit karena kedua tim memiliki penjaga gawang yang sangat tangguh. Tapi jika melihat konsistensi permainan, nama Alisson Becker wajib dikedepankan karena perannya di Liverpool sangatlah vital.

Salah satu alasan Liverpool mencatatkan banyak cleansheet adalah berkat andil Alisson yang musim ini tampil cekatan menghalau banyak serangan lawan. Kehadiran Alisson membuat posisi kiper di Liverpool tidak menjadi bahan lelucon lagi bagi para fans sepak bola lain.

Cadangan: Petr Cech (Arsenal), Bernd Leno (Arsenal)


1. Bek Kanan

Bek sayap Arsenal, Hector Bellerin.

Di posisi ini kami percayakan pada sosok Hector Bellerin yang di musim ini seperti terlahir kembali dan menjadi instrumen penting pada 13 pertandingan tak terkalahkan Arsenal di semua kompetisi musim ini. Kecepatan dan kemampuan bertahannya dinilai akan menjadikannya calon bek kanan terbaik di dunia.

Setidaknya tanda-tanda kalau Bellerin akan tampil sebagai bek kanan terbaik adalah catatan 4 assists dalam 10 pertandingan di Liga. Capaian itu juga membuat dirinya menjadi pencetak assists terbanyak di Arsenal untuk musim ini di Liga Inggris.

Baca Juga

Cadangan: Trent Alexander-Arnold (Liverpool), Nathaniel Clyne (Liverpool)

Bek Tengah

Virgil Van Dijk, bek Liverpool

Dalam formasi 4-2-1-3, diperlukan sosok dua bek tengah yang mampu bermain konsisten dan sanggup menghadapi serangan balik lawan yang cepat. Posisi ini diyakini cocok untuk ditempati oleh Virgil Van Dijk.

Pemain asal Belanda ini membuktikan dirinya layak menjadi salah satu bek tengah termahal di dunia karena berkat Van Dijk-lah, Liverpool tampil bagus dalam sisi pertahanan. Satu lagi bek tengah layak diberikan kepada bek Arsenal, Shkodran Mustafi yang menjadi alasan Arsenal sulit dikalahkan dalam 13 pertandingan terakhir.

Shkodran Mustafi.

Cadangan: Rob Holding (Arsenal), Joe Gomez (Liverpool)

Bek Kiri

Pemain timnas Skotlandia dan Liverpool, Andrew Robertson,

Pemain Liverpool, Andrew Robertson berhasil membuat pemain berpengalaman seperti Alberto Moreno turun pangkat menjadi pemain cadangan. Robertson memang tampil konsisten sejauh ini dalam sisi bertahan maupun menyerang.

Baca Juga

Berkat dirinya, pemain lawan tidak akan mudah menyerang dari sisi kiri lapangan permainan Liverpool. Sebaliknya, sisi kanan pertahanan lawan harus mewaspadai pergerakan overlaping berbahaya dari Andrew Robertson.

Cadangan: Granit Xhaka (Arsenal), Stephan Lichtsteiner (Arsenal)


2. Gelandang Bertahan

Lucas Torreira rekrutan baru Arsenal

Dua pemain yang bisa dijadikan gelandang bertahan terbaik untuk kedua tim adalah Lucas Torreira dan Georginio Wijnaldum. Torrerira adalah gelandang bertahan yang selama ini dicari oleh Arsenal sepeninggal Patrick Vieira selama ini.

Georginio Wijnaldum mencetak gol pertama Liverpool.

Alasan Arsenal tidak bisa juara liga adalah tidak memiliki gelandang bertahan yang mumpuni, tetapi kini mereka telah memiliki pemain yang handal pada diri Torreira. Sementara itu, Wijnaldum bukanlah gelandang bertahan murni, tetapi beberapa kali ia mampu menjalankan peran itu dengan sangat baik.

Cadangan: Mattéo Guendouzi (Arsenal), Aaron Ramsey (Arsenal)

Gelandang Serang

Selebrasi mesut Ozil usai membobol gawang Leicester, (23/10/18).

Mengingat Liverpool tidak memiliki sosok playmaker di pos gelandang serang, maka Mesut Ozil layak menjadi gelandang serang dalam tim super ini. Semenjak mengumumkan dirinya pensiun dari Timnas Jerman, peformanya mulai menanjak di klub.

Catatan 3 gol telah menjadi bukti kalau Ozil telah kembali dalam peforma terbaiknya. Ketika Ozil sedang dalam grafik permainan di puncaknya, siapapun rekan penyerangnya akan mendapatkan servis kelas satu berupa umpan yang sangat memanjakan.

Cadangan: Xherdan Shaqiri (Liverpool), Henrikh Mkhitaryan (Arsenal)


3. Penyerang

Sadio Mane dan Mohamed Salah, dua pemain bintang Liverpool.

Dalam formasi sepak bola 4-2-1-3, dibutuhkan tiga penyerang yang terdiri dari dua penyerang sayap dan satu penyerang tengah. Untuk pos penyerang sayap, nama seperti Sadio Mane dan Mohamed Salah yang sudah teruji kecepatan dan ketajamannya adalah kelas satu di Inggris.

Kedua penyerang sayap yang sangat cepat itu akan ditunjang oleh penyerang tengah yang miliki lari tak kalah cepatnya seperti Aubameyang, tak terkira tiga penyerang ini akan lari-larian di lini pertahanan musuh. Aubameyang layak menjadi penyerang tengah karena untuk sementara ini menjadi topskor liga dengan 7 gol.

Pierre Emericek Aubameyang berselebrasi usai menceetak gol ke gawang Leicester City.

Cadangan: Roberto Firmino (Liverpool), Alexandre Lacazette (Arsenal)

Pelatih

Jurgen Klopp, pelatih Liverpool.

Jurgen Klopp adalah pelatih yang lebih tepat untuk tim super versi INDOSPORT karena Klopp memiliki filosofi menyerang yang lebih ganas ketimbang Unai Emery. Hadirnya tiga penyerang yang merupakan jelmaan atlet lari akan sangat cocok dengan taktik gegenpressing-nya.

Unai Emery juga merupakan pelatih yang miliki filosofi menyerang juga, tetapi seperti kata Klopp, permainannya bagaikan musik Heavy Metal. Artinya gaya permainan Klopp cenderung bertempo tinggi dibanding Emery yang gaya permainannya lebih kalem.

Ikuti Terus Perkembangan Liga Inggris dan Berita Sepak Bola Lainnya di INDOSPORT.COM