Terancam Degradasi, Penggawa Muda PSMS Medan Justru Cetak Rekor Liga 1
INDOSPORT.COM - PSMS Medan terancam kembali turun ke kasta kedua kompetisi bola Indonesia lantaran bermain tidak konsisten di Liga 1 musim ini. Meski nasib di ujung tanduk, namun PSMS boleh berbangga karena salah satu penggawanya mencatatkan rekor di ajang Liga 1.
Hingga pekan ke-28 Liga 1 2018, tim yang berjuluk Ayam Kinantan tersebut hanya menuai 9 kemenangan dan 16 laga kekalahan, serta 3 laga berakhir imbang.
Perolehan 30 poin nyatanya belum mampu mengamankan PSMS Medan dari zona merah rawan degradasi. Saat ini PSMS menghuni peringkat 17 dari 18 peserta Liga 1, sementara laga yang tersisa hanya lima pertandingan lagi.
Namun di tengah inkonsistensi tersebut, tim yang saat ini dimanajeri oleh Peter Butler tersebut berhasil menuai hasil positif pada laga pekan ke-28 menjamu Borneo FC. Skor akhir 3-2 untuk keunggulan PSMS membuatnya naik dari dasar klasemen.
Gol pertama yang dicetak oleh gelandang Fredyan Wahyu Sugiantoro pada menit ke-35 menjadi perhatian publik, lantaran gol tersebut berasal dari tendangan jarak jauh yang tidak mampu ditepis oleh kiper Borneo, Nadeo Argawinata.
Gol dari gelandang berusia 20 tahun tersebut juga menjadi gol ke-700 di Liga 1 musim 2018. Ini menjadi pencapaian penting bagi PSMS Medan yang terus dibayangi zona degradasi.
PSMS Medan masih menyisakan lima laga terakhir Liga 1 musim 2018. Namun lawan-lawan PSMS di sisa laga tersebut merupakan penghuni papan atas klasemen dan tak mudah dikalahkan. Lima klub yang harus dihadapi PSMS di sisa laga Liga 1 yakni Persib Bandung, Madura United, Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan PSM Makssar.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga 1 Lainnya di INDOSPORTÂ
Penulis: Martini.