x

Lolos ke Final Piala AFF 2018, Permainan Malaysia Lampaui Filanesia?

Kamis, 6 Desember 2018 00:06 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor:
Thailand vs Malaysia.

INDOSPORT.COMMalaysia sukses melaju ke partai puncak turnamen sepak bola Piala AFF 2018 usai menang produktivitas gol tandang atas Thailand dengan agregat skor 2-2, Rabu (05/12/18).

Malaysia di luar dugaan mampu dua kali menyamakan kedudukan setelah tertinggal dari tuan rumah Thailand yang bermain di Stadion Rajamangala yang terkenal begitu angker.

Kunci sukses Malaysia mengimbangi permainan Thailand salah satunya berasal dari pola permainan mereka. Malaysia menunjukkan permainan yang taktis dengan build up dari belakang.

Baca Juga

Hal tersebut terlihat dalam proses terciptanya gol pertama Malaysia. Gol sepakan jarak jauh M. Syahmi Safari tidak lepas dari build up serangan yang rapi sedari lini belakang.

Setelah mendapatkan peluang menguasai bola, kiper Mohd Farizal tidak buru-buru menendang bola ke depan. Ia memberikan bolanya ke pemain belakang terdekat untuk memulai serangan.

Lini depan Thailand yang menerapkan tekanan sejak sepertiga lapangan pertama terpancing dengan permainan umpan satu-dua Malaysia dengan mengandalkan kompaksi atau kerapatan antarpemain.

Baca Juga

Bola dengan cepat digulirkan dengan cepat dari belakang, ke tengah, hingga diterima oleh M. Syahmi Safari di sisi kanan. Ia yang tidak mendapatkan pengawal sempat menusuk mendekati kotak penalti dan akhirnya melepaskan tendangan keras.

Bola tembakan M. Syahmi Safari tidak mampu dihadang oleh penjaga gawang Chatchai Budprom. Malaysia akhirnya sukses menyamakan skor menjadi 1-1.


1. Apa Kabar Filanesia?

Ucapana terima kasih pemain Timnas Indonesia untuk para suporter yang hadir SUGBK usai tundukan Timor Leste.

Gol taktis Malaysia yang dicetak oleh M. Syahmi Safari ke gawang Thailand tidak lepas dari filosofi permainan yang diterapkan oleh pelatih. Hanya dengan delapan kali umpan saja, Malaysia sukses mencetak gol.

Hal tersebut kembali mengingatkan pencinta sepak bola Indonesia terhadap Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia).

Filanesia baru saja diperkenalkan tahun ini sebagai fondasi dan karakter sepak bola Indonesia dari level junior hingga senior. Hal itu diimplementasikan dalam cara bermain Timnas Indonesia yang memanfaatkan kelebihan individu pemain Indonesia.

Baca Juga

Di era Luis Milla, Filanesia diwujudkan dalam permainan cepat dari kaki ke kaki dan terkadang menggunakan sideway pass atau umpan langsung ke sisi sayap.

Pola ini seakan telah melekat dari sejak SEA Games 2017 hingga Asian Games 2018 lalu. Sayangnya, pada perhelatan Piala AFF 2018 lalu, permainan tersebut tidak terlihat dalam skuat asuhan Bima Sakti.

Timnas Indonesia justru dianggap kembali bermain seperti sebelum era Luis Milla. Dengan berakhirnya era Luis Milla dan bahkan mungkin Bima Sakti setelah ini, seperti apakah Filanesia akan diwujudkan di Timnas senior? Akankah Timnas Indonesia tertinggal dari Malaysia yang kembali tampil di final Piala AFF?

Ikuti Terus Berita Sepak Bola Internasional dan Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM

MalaysiaThailandPiala AFFBola InternasionalPiala AFF 2018Filanesia

Berita Terkini