x

PSM Makassar Perpanjang Kontrak Dua Penyerang Jebolan Timnas Indonesia

Senin, 24 Desember 2018 18:59 WIB
Penulis: Wira Wahyu Utama | Editor: Isman Fadil
Ferdinand Sinaga

INDOSPORT.COM- Teka-teki terkait nasib Rahmat Syamsuddin dan Ferdinand Sinaga musim depan akhirnya terungkap. Duo penyerang jebolan Timnas Indonesia itu resmi bertahan di PSM Makassar.

Kepastian itu didapat langsung dari, Rahmat Syamsuddin. Winger berusia 30 tahun ini mengaku senang bisa kembali berseragam PSM Makassar untuk musim depan.

"Saya sudah bertemu, Pak Appi tadi. Insya Allah saya tetap di PSM musim depan," ujarnya kepada INDOSPORT.com, Senin (24/12/18).

Baca Juga

Saat ditanya lebih lanjut berapa durasi kontrak pemain yang sudah 11 tahun lebih berseragam PSM Makassar ini, dirinya enggan menyebut secara spesifik.

"Intinya saya tetap di PSM, " jawab Rahmat sembari tersenyum.

Selain Rahmat, penyerang PSM Makassar lainnya, Ferdinand Sinaga juga dikabarkan tetap bertahan. Mantan pemain Kelantan FA dan Persib Bandung itu dipastikan masih berseragam Juku Eja untuk musim depan.

PSM Makassar sendiri diketahui telah resmi melepas tujuh pemain. Di antaranya adalah Ardan Aras, Syaiful, Wasyiat Hasbullah, Arsyad Yusgiantoro, Herri Susanto, Muh. Abdullah Safei, dan Ahmad Hari. 

"Saya memanggil pemain secara bertahap untuk menyampaikan hasil evaluasi tim selama 2018 ini. Mengapa bertahap? Karena beberapa pemain masih berada diluar kota," ujar Appi dalam pertemuan di Menara Bosowa, Senin (12/12/18).

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi dari tim pelatih. Ya, PSM memang bakal melakoni kompetisi internasional pada tahun 2019.

Baca Juga

"Tantangan di musim depan tentu lebih berat. Selain kompetisi reguler di Liga 1, kita juga dihadapkan pada kompetisi Asia yaitu AFC Cup 2019. Karena itu kita butuh pemain yang memiliki kualitas lebih baik yang sesuai dengan kebutuhan tim," jelasnya.

Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM

Bursa TransferFerdinand SinagaPSM MakassarLiga IndonesiaLiga 1

Berita Terkini