x

3 Rahasia Impresifnya Penampilan Timnas India dalam Gelaran Piala Asia 2019

Selasa, 8 Januari 2019 06:46 WIB
Penulis: Subhan Wirawan | Editor: Arum Kusuma Dewi

INDOSPORT.COM - Gelaran Piala Asia 2019 menimbulkan sebuah catatan menarik meski baru memasuki babak penyisihan grup, salah satunya penampilan impresif Timnas India yang berhasil menaklukkan Thailand dengan skor telak 1-4.

Kemenangan di laga perdana Piala Asia itu terasa sangat spesial bagi skuat Timnas India, terlebih mereka mampu menang besar atas Thailand sejak 32 tahun silam.

Sebagai informasi Thailand dan India telah bertemu sebanyak 24 kali, di mana tim asal Asia Selatan tersebut hanya mampu menang 6 kali dan harus menelan kekalahan sebanyak 11 kali. Bahkan mereka pernah dicukur 5-1 oleh Thailand pada 10 Maret 1995 di ajang Nehru Gold Cup.

Baca Juga

Namun sejak tahun 2014 lalu federasi sepak bola India bergerak cepat dan melakukan perubahan besar-besaran, baik dari segi kompetisi maupun pembinaan usia muda.

Imbasnya mereka mampu tampil gemilang di sepanjang 2015 hingga 2018, dan saat ini skuat arahan Stephen Constantine tersebut mampu mengalahkan ranking FIFA Timnas Indonesia dengan menempati urutan ke-97. Sedangkan skuat Garuda masih tetap konsisten di peringkat 159.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia pernah begitu superior atas India di mana dalam 17 kali pertemuan Skuat Garuda sukses meraih 9 kemenangan dan hanya menelan lima kekalahan.

Bahkan Timnas Indonesia pernah meraih kemenangan besar 7-1 dalam ajang AFC Asian Cup pada 4 Maret 1996 lalu. Lantas apa saja yang telah dilakukan federasi Timnas India hingga akhirnya menjadi salah satu tim kuat di Asia saat ini? Berikut INDOSPORT coba merangkum 3 rahasia penampilan impresifnya Timnas India selama 4 tahun terakhir.


1. Kompetisi Profesional Meski Terdapat Dua Liga Berbeda

Para pemain Timnas India merayakan gol mereka ke gawang Timnas Thailand dalam pertandingan pertama Piala Asia 2019.

Salah satu sumber kekuatan dari India adalah populasi penduduknya yang melimpah, dan hal tersebutlah yang mampu dimaksimalkan oleh federasi sepak bola India.

Alih-alih menciptakan satu kompetisi liga dengan strata majemuk, Federasi Sepak Bola India justru membuat dua kompetisi kasta tertinggi yang dua-duanya mampu menghasilkan pemain-pemain terbaik.

Pertama, ada Hero I-League yang berisi 10 tim dan kedua Indian Super League (ISL) yang dibentuk pada tahun 2014. Meski sama-sama berlabel kasta tertinggi, keduanya tak saling bentrok bahkan keduanya telah mendapat lisensi AFC.

Baca Juga

Situasi ini pernah terjadi di Indonesia saat ISL berdampingan dengan IPL, namun sayangnya kedua liga tersebut tak bisa berjalan berbarengan dan berhenti di tengah jalan.


2. Kontrak Jangka Panjang Pelatih Timnas

Skuat Timnas India U-16 di Istanbul Cup 2018.

Salah satu kunci berkembangnya penampilan Timnas India adalah kesabaran dan kepercayaan yang diberikan pihak federasi kepada pelatih Timnas India, Stephen Constantine yang telah menangani skuat Blue Tigers sejak 2015.

Federasi sepak bola tampaknya paham betul jika mereka membutuhkan proses cukup lama untuk menghasilkan Timnas yang berkualitas, dan dari sekian panjang proses tersebut lahirlah generasi emas India seperti sekarang ini.

Tak hanya Stephen Constantine, pelatih pendahulunya pun mendapat kontrak cukup lama dengan durasi tiga tahun saat pelatih Wim Koevermans menangani tim dari tahun 2012 sampai 2015.

Baca Juga

Indonesia pun sejatinya bisa meniru hal ini, andai PSSI mau mencari pelatih berkualitas macam Luis Milla dan memberikannya waktu untuk mencari serta membentuk bingkai tim dengan sempurna, bukan tak mungkin Timnas bakal kembali bertaji di Asia.


3. Aktif Berpartisipasi di Berbagai Turnamen

Timnas India.

Terakhir yang menjadi poin penting dalam perkembangan Timnas India adalah banyaknya event yang telah mereka jalani, selain sebagai ajang uji coba hal tersebut juga berguna untuk menemukan formasi dan pemain yang dibutuhkan tim.

Tercatat ada tiga event selain laga uji coba yang dijalani Timnas India sepanjang tahun 2018 ini, di antaranya adalah kualifikasi Piala Asia, Intercontinental Cup, dan Piala SAF (Piala AFF Asia Selatan).

Dengan banyaknya jadwal pertandingan tersebut, membuat pelatih gampang menemukan skema yang pas serta meningkatkan kolektivitas permainan antar pemain.

Baca Juga

Tak hanya dari level Timnas, kompetisi lokal di sana pun memiliki banyak turnamen mayor yang membuat para pemain semakin sering mengasah kemampuan individualnya.

Tercatat ada lima kompetisi lokal yang berlangsung di Liga India antara lain Federation Cup, Durand Cup, Indian Super Cup, IFA Shield, dan Santosh Trophy.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Piala Asia 2019 dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM.