x

Penundaan Laga Persib vs Persiwa Bukti Ketidaktegasan PSSI

Senin, 4 Februari 2019 11:00 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Indra Citra Sena
Logo PSSI.

INDOSPORT.COM - Pertandingan babak 32 besar Piala Indonesia 2018/19 antara Persib Bandung versus Persiwa Wamena mengalami penundaan jadwal. Hal ini membuktikan ketidaktegasan PSSI sebagai pembuat regulasi.

Sebuah masalah merecoki laga leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia antara Persib vs Persiwa. Laga yang sejatinya akan berlangsung hari ini (4/2/19) tiba-tiba ditunda.

Penundaan terjadi lantaran kualitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), yang dipakai sebagai venue pertandingan, mengalami kerusakan. Kerusakan itu kabarnya mengancam keamanan pertandingan sehingga pihak kepolisian tak menerbitkan izin.

Baca Juga

Penundaan jadwal terus terjadi pada gelaran Piala Indonesia. Sebelumnya, sudah ada laga Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya yang hingga kini belum jelas kapan dilangsungkan.


1. PSSI dan Regulasinya Sendiri

Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali

Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, bersuara terkait segala penundaan jadwal pertandingan Piala Indonesia. Akmal menyoroti PSSI sebagai pihak yang mengoordinasikan serta membuat regulasi turnamen ini.

Akmal berpendapat, penundaan jadwal menjadi cerminan kinerja PSSI. Segala permasalahan soal penundaan jadwal bisa terjadi karena otoritas tertinggi sepak bola Indonesia ini tidak tegas dalam menjalankan peraturan yang telah dibuatnya sendiri.

"Perubahan jadwal bukan di Persib saja. Kemarin beberapa kali di Piala Indonesia ada tim-tim yang mengalami hal serupa. PSSI memberi dispensasi atau kemudahan untuk tim-tim yang tidak bisa menggelar pertandingan pada waktunya," ujar Akmal ketika dihubungi INDOSPORT pada Senin (4/2/19).

"Kalau yang membuat regulasi bersikap tegas, saya pikir tak akan sulit untuk menegakkan aturan. Selama ini, peraturan bisa fleksibel karena PSSI tidak tegas terhadap anggotanya," ucap Akmal.

Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu Sekjen PSSI, Ratu Tisha, sempat mengumbar soal peraturan yang ada di babak 32 besar Piala Indonesia. Dia menyebutkan kalau ada tim yang tidak menggelar pertandingan pasti akan dijatuhi sanksi atau langsung ditangani oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Baca Juga

"Babak 32 besar akan lebih ketat di regulasinya juga akan ada peraturan ini. Apabila terdapat pengunduran diri atau tidak menyelenggarakan pertandingan dan lain sebagainya, akan ada sanksimya. Tidak hanya berupa kekalahan, melainkan juga denda. Bisa juga dinaikkan ke Komdis PSSI apabila dinilai ada unsur kesengajaan," kata Tisha.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya di INDOSPORT

Persib BandungPSSIPersiwa WamenaKratingdaeng Piala IndonesiaLiga Indonesia

Berita Terkini