Eks Persija Siap Tajamkan Rekor Selalu Masuk Final Piala Presiden
INDOSPORT.COM - Tak disadari banyak orang, gelandang Borneo FC, Asri Akbar, memiliki rekor luar biasa dalam gelaran turnamen pra musim Piala Presiden.
Pemain 35 tahun itu memiliki rekor selalu bisa membawa tim yang ia bela masuk ke dalam partai final Piala Presiden. Catatan manis ini terbentang sejak Piala Presiden edisi pertama tahun 2015, Piala Presiden kedua tahun 2017, dan yang teranyar pada gelaran 2018 lalu bersama Persija.
Di gelaran pertama Asri Akbar sukses membawa Sriwijaya FC melaju ke partai final meski akhirnya kalah dari Persib Bandung. Begitu pun di gelaran kedua, Asri yang saat itu berseragam Borneo FC berhasil masuk final walau gagal setelah kalah di tangan Arema FC.
Baru pada tahun lalu, catatan selalu bisa melaju ke final Piala Presiden miliknya dilengkapi dengan gelar juara bersama Persija Jakarta.
"Sebagai pemain tentu saya senang selalu bisa membawa tim ke final Piala Presiden. Tapi di setiap edisi atmosfernya selalu berbeda. Yang membedakan hanya tekad kuat," ucap Asri lewat halaman resmi klub.
1. Rahasia Sukses di Piala Presiden 2019
Dengan pengalamannya yang selalu bisa membawa tim melaju ke partai final Piala Presiden, Asri meyakini bahwa kerja keras adalah kunci keberhasilan terpenting ketimbang keberadaan pemain bintang.
Itu terbukti saat dirinya tampil bersama Borneo FC di tahun 2017. Kala itu dirinya hanya turun di Piala Presiden bersama tim kedua Borneo FC yang diisi mayoritas pemain muda.
"Sewaktu saya di Borneo FC, kami tampil didominasi pemain muda saat ikut Piala Presiden. Banyak yang meremehkan saat itu karena tim memang tidak diberi target tinggi. Tapi akhirnya kami bisa kasih lebih, itu semua berkat kemauan tim yang kuat. Bukan secara individu tapi secara tim," imbuhnya.
Berlandaskan keyakinan tersebut, Asri pun optimis bisa kembali menggapai apa yang telah dirinya raih di Piala Presiden 2019 ini. Sekali pun timnya, Borneo FC, saat ini akan dihdang lawan-lawan sulit sejak fase grup seperti Madura United, Persija Jakarta, dan PSS Sleman.
"Insyaallah semua bisa kami lewati. Setiap tim punya kans yang sama untuk lolos," pungkasnya.