x

4 Faktor Ini Jadi Alasan Liverpool Bisa Menang Mudah Atas Chelsea

Senin, 15 April 2019 11:33 WIB
Editor: Yohanes Ishak
Pemain Liverpool, Fabinho melakukan sundulan di kotak penalti pada Liga Premier antara Liverpool vs Chelsea di Anfield (14-04-2019) di Liverpool, Inggris. Foto: Richard Martin-Roberts/CameraSport via Getty Images

INDOSPORT.COM - Keberhasilan Liverpool melumat Chelsea 2-0 untuk kembali ke puncak klasemen Liga Primer Inggris 2018/19 ditentukan oleh empat faktor atau alasan.

Dengan target terus bersaing mengejar gelar juara Liga Primer Inggris 2018/19, Liverpool akhirnya berhasil mengalahkan Chelsea dua gol tanpa balas di stadion Anfield, Minggu (14/04/19).

Baca Juga

Bukan hanya menang, di atas lapangan Liverpool juga mampu mendominasi jalannya laga dan berkali-kali memberi ancaman lini pertahanan Chelsea.

Tim tamu, Chelsea memang beberapa kali juga mampu balik mengancam seperti salah satunya lewat sepakan Eden Hazard yang masih membentur tiang gawang.

Namun pada akhirnya memang, hasil 2-0 dan tambahan tiga poin mau tak mau memang merupakan sesuatu yang layak untuk di dapatkan Mohamad Salah dan kawan-kawan.

Apalagi jika kita mencermati empat alasan berikut yang coba INDOSPORT rangkumkan berikut ini. Maka semakin tak terelakan bahwa Liverpool memang merupakan tim yang lebih baik dari Chelsea malam tadi.

Berikut INDOSPORT jabarkan 4 Faktor yang jadi alasan kenapa Liverpool bisa menang mudah atas Chelsea.


1. Motivasi Bermain

Duel antar pemain Liverpool dan Chelsea di Anfield.

Tak bisa ditampik bahwa motivasi juara adalah alasan utama mengapa Liverpool bisa mengalahkan Chelsea. Terbukti sejak menit awal, Liverpool sudah menekan Chelsea, disaat sang tamu memilih bermain bertahan, bahkan dengan sengaja terlihat mengulur-ulur waktu pertandingan sejak pertengahan babak pertama.

Bahkan jika melihat ke pertandingan Liverpool sebelumnya, terlihat Jurgen Klopp memang sudah menargetkan kemenagan Chelsea sebagai hal wajib bagi anak asuhnya. Karena di saat menghadapi Porto saat itu, Klopp menarik dua penyerang andalannya, Sadio Mane dan Roberto Firmino, seraya memberikan istirahat lebih jelang laga kontra Chelsea.

Fokus dan motivasi tinggi Liverpool, juga tak lepas dari kenyataan bahwa Chelsea ini merupakan tim papan atas terakhir yang akan mereka hadapi dalam sisa laga Liga Primer Inggris 2018/19. Sehingga mau tak mau harus mereka akhiri dnegan kemenagan, demi jalan yang lebih mudah kedepannya.


2. Kebangkitan Salah

Selebrasi yoga Mohamed Salah usai cetak gol ke gawang Chelsea, Minggu (14/04/19), di Anfield.

Absen mencetak gol di enam laga berturut Liga Primer Inggris 2018/19, Mohamed Salah akhirnya kembali bisa mencetak gol pekan lalu saat menghadapi Southampton.

Dan di laga melawan Chelsea malam tadi, Salah membuktikan bahwa kualitasnya belum habis. Terbukti sejak menit-menit awal, pria asla Mesir itu sudah mampu mendapatkan peluang emas, meski masih bisa dimentahkan Kepa Arrizabalaga.

Namun sepanjang pertandingan, kecepatan Salah untuk menjadi motor serangan Liverpool memang selalu bisa merepotkan lini pertahanan dari Chelsea.

Apalagi di laga ini, tampaknya Salah begitu termotivasi setelah beberapa hari lalu sempat mendapatkan ejekan rasis dari sekelompok suporter Chelsea. Terlihat ketika dirinya berhasil mencetak gol, dirinya berselebrasi meletakan kedua tangannya di telinga, seakan memberikan jawaban ke semua orang yang sebelumnya menghinanya.

Di luar permainan, gol Salah ke gawang Chelsea juga bisa dibilang merupakan hal yang memastikan kemenagan Liverpool di laga itu. karena selepas gol tercipta, pemain Liverpool mampu tampil lebih tenang, sekaligus membuat pemain Chelsea tampak frustasi untuk memberikan perlawanan lebih.


3. Kesalahan Taktik Maurizio Sarri

Maurizio Sarri (kiri) dan Eden Hazard, pelatih dan pemain megabintang Chelsea saat sedang latihan.

Selain datang dari penampilan mereka sendiri, kesalahan taktik Maurizi Sarri juga punya andil besar dalam kemenangan Liverpool malam tadi.

Entah dengan maksud apa, Sarri malam tadi memilih untuk tak menurunkan satupun penyerang murni dalam formasi awal Chelsea. Pelatih asal Prancis itu memilih untuk membangku cadangkan Gonzalo Higuain dan menugaskan Eden Hazard sebagai false nine.

Dengan strategi tersebut, Chelsea terbukti gagal memberikan tekanan berarti ke jantung pertahanan Chelsea. Bahkan Hazard seakan terisolir di lini depan dan dengan mudahnya dimatikan oleh duet Virgil van Dijk dan Joel Matip.

Kesalahan itu pun terbukti di babak kedua. Setelah Higuain masuk, lini pertahanan Liverpool bisa terpecah fokusnya. Sehingga Hazard beberapa kali mampu mencuri peluang emas. Namun pada akhirnya hal tersebut terlambat, dan tak satupun gol bisa diciptakan Chelsea.

Selain kesalahan strategi di atas, Sarri juga dapat banyak kritik karena memasang N'Golo Kante sebagai gelandang yang lebih ke kanan. Bukan menjadi gelandnag bertahan murni seperti musim-musim sebelumnya. Peran Kante itu juga masih diterapkan Sarri malam tadi, hingga akhirnya kalah dari Liverpool 0-2.


4. Dukungan Luar Biasa Kopites

Minute of Silence mengenang tragedi Hillsborough sebelum laga Liverpool vs Chelsea.

Faktor atau alasan terakhir yang membuat Liverpool mampu menjinakkan Chelsea adalah dukungan luar bisa suporter mereka yang memadati stadion Anfield.

Seperti pertandingan lainnya, suporter Liverpool atau Kopites memang selalu memadati stadion Anfield setiap Liverpool bertanding. Namun di laga menghadapi Chelsea, antusias dan dukungan mereka jelas semakin spesial, saat klub pujaannya semakin dekat dengan gelar juara.

Rasa haus akan gelar juara itu juga yang membuat aura stadion Anfield begitu menakutkan untuk lawan-lawan Liverpool musim ini, termasuk untuk Chelsea malam tadi. Terbukti dari rekor tak terkalahkan Liverpool sepanjang musim ini di laga kandang Liga Primeir Inggris 2018/19.

Apa lagi, malam tadi saat menghadapi Chelsea, menjadi momen spesial buat para Kopites, dimana bertepatan dengan peringatan 30 tahun tragedi Hillsborough yang terjadi pada 15 April 2019 silam. Sehingga nyanyian dan chant sekana tak berhenti mengiringi perjuangan Mohamed Salah dan kawan-kawan di atas lapangan.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Inggris Lainnya Hanya di INDOSPORT

LiverpoolChelseaEden HazardMohamed SalahAnfield StadiumLiga Primer InggrisMaurizio SarriLiga InggrisBola InternasionalTRIVIA

Berita Terkini